Danramil Moro Kawal Musyawarah Sedimentasi Laut, Nelayan Sampaikan Aspirasi
Danramil 02/Moro Kodim 0317/TBK Kapten Inf. L. Sihaloho menghadiri sekaligus mengawal jalannya musyawarah rencana kegiatan usaha pembersihan hasil sedimentasi laut yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Moro, Kelurahan Moro Tim
KARIMUN – Danramil 02/Moro Kodim 0317/TBK, Kapten Inf. L. Sihaloho, mengawal langsung jalannya musyawarah rencana kegiatan usaha pembersihan hasil sedimentasi laut yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Moro, Kelurahan Moro Timur, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Kamis (25/6/2026). Forum tersebut mempertemukan pemerintah, aparat keamanan, pihak perusahaan, dan perwakilan nelayan guna membahas rencana pengelolaan sedimentasi di wilayah perairan setempat.
Musyawarah yang dimulai pukul 09.30 WIB berlangsung terbuka dan diwarnai dialog konstruktif. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Moro Andri Winarta, S.IP., M.AP., Kapolsek Moro AKP M. Jamil, Lurah Moro Timur Hardiyanto, S.STP., para Ketua RT/RW, perwakilan nelayan, serta manajemen PT Sabbia Andalan Mulya dan PT Karunia Antero Persada.
Sejak awal pertemuan, para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan dan masukan terkait rencana kegiatan yang akan dilaksanakan perusahaan. Mayoritas aspirasi yang disampaikan nelayan berkaitan dengan keberlangsungan aktivitas penangkapan ikan, dampak terhadap ekosistem perairan, serta perlunya pengawasan agar kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapten Inf. L. Sihaloho menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah dan membangun kesepahaman di antara seluruh pihak yang berkepentingan.
“Kami berharap seluruh pihak mengedepankan musyawarah dan komunikasi yang konstruktif. Dengan duduk bersama seperti ini, setiap aspirasi dapat didengar sehingga keputusan yang diambil nantinya mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah,” tegas Kapten L. Sihaloho.
Menurutnya, forum tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun kepercayaan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan sebelum kegiatan dilaksanakan di lapangan. Kehadiran aparat teritorial juga bertujuan memastikan seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah rekomendasi dan masukan dari masyarakat dicatat untuk menjadi bahan pertimbangan pada tahapan berikutnya. Pemerintah kecamatan dan pihak perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat selama proses berjalan.
Musyawarah berakhir dengan suasana kondusif dan penuh kesepahaman. Para peserta sepakat bahwa setiap langkah yang akan diambil harus mempertimbangkan aspek lingkungan, keberlangsungan mata pencaharian nelayan, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Koramil 02/Moro menegaskan akan terus hadir sebagai mitra masyarakat dan pemerintah dalam menjaga stabilitas wilayah, menjembatani komunikasi antarpemangku kepentingan, serta mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat pesisir.
Editor :Tim Sigapnews
Source : KORAMIL 02/MORO