Babinsa Tirta Siak dan MPA Patroli Terpadu Cegah Karhutla di Payung Sekaki
sejumlah titik yang berpotensi mengalami kebakaran. Selain memantau kondisi lapangan, Babinsa juga memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,
Pekanbaru - Komitmen dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Meski di hari libur, Babinsa Kelurahan Tirta Siak, Koramil 03/Senapelan, Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Usman, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli terpadu sekaligus sosialisasi pencegahan karhutla di wilayah rawan kebakaran di Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (28/6/2026).
Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang berpotensi mengalami kebakaran. Selain memantau kondisi lapangan, Babinsa juga memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya pada musim kemarau yang rawan memicu munculnya titik api.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif TNI bersama unsur masyarakat dalam mengantisipasi sejak dini potensi kebakaran hutan dan lahan. Dengan pendekatan persuasif melalui komunikasi sosial, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak buruk karhutla, baik terhadap kesehatan, lingkungan, maupun aktivitas ekonomi.
Patroli dilaksanakan di titik koordinat Latitude 0.526804 dan Longitude 101.387196. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi terpantau aman dengan tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan mampu menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari satu orang Babinsa bersama unsur Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan dukungan satu unit sepeda motor sebagai sarana patroli. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Serka Usman menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama di lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Melalui kegiatan patroli terpadu ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, sehingga wilayah Kecamatan Payung Sekaki dan Kota Pekanbaru secara umum tetap terbebas dari bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara TNI, MPA, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari karhutla.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 03 Senapelan