Ratusan Siswa ikuti MPLS di SMAN 1 Tapung Hilir
Ratusan Siswa ikuti MPLS di SMAN 1 Tapung Hilir
Tapung Hilir
Tapung (Lead.co.id) – Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026 telah berakhir. Siswa yang lolos proses itu kini telah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau disebut MPLS.
MPLS merupakan program penyambutan siswa baru sebelum memulai proses belajar mengajar. Pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah diperlukan untuk mendukung proses pembelajaran.
Kegiatan MPLS tahun ajaran 2026 berlaku juga di SMAN 1 Tapung Hilr, yang berlokasi di Jln Lintas Petapahan Simp.Gelombang Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.
“MPLS ini merupakan kegiatan yang memang sangat bermanfaat untuk anak-anak, karena tujuannya adalah mempercepat adaptasi anak dengan lingkungan barunya. Yang awalnya di Sekolah Dasar ,kemudian dilanjutkan di SMP nah sekarang dia di lingkungan baru yaitu di tingkat SMA tentu banyak perubahan yang akan dihadapinya,” ungkap Babinsa, pada Rabu (08/7/2026).
Ia mengatakan, Adaptasi anak-anak dalam MPLS ini bisa berupa adaptasi dari fisik yang pertama yaitu mengenal lingkungan sarana prasarana, ruangan, tata letak dan lain sebagainya di sekolah yang baru.
Yang kedua adaptasi sosial, seperti berkenalan dengan teman-temannya, guru gurunya dan warga sekolah yang lainnya.
“Nah adaptasi ini di jalankan melalui berbagai macam kegiatan, kita sudah membuat jadwal materi MPLS dari mulai wawasan Wiyata Mandala, memperkenalkan ruang-ruangan yang ada di sekolah dan kemudian ada juga tentang bagaimana berinteraksi dengan teman temannya seperti pendidikan karakter, kita berkerjasama dengan dari ” tuturnya.
Hal yang sama ditambahkan juga oleh Danramil 16/Tapung Kapten Inf Dedi,AM.d menyampaikan bahwa berbagai materi seperti kedisiplinan kemudian tata cara berprilaku siswa wawasan kebangsaan, tata tertib dan kedisiplinan yang diberikan oleh pihak Koramil 16/Tapung yang disampaikan melalui Babinsa kita.
” Kita sekarang sudah beralih ke sekolah ramah anak, maka hingga sekarang sudah ditiadakan perploncoan, bentak-bentak atau bullying dalam kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) sebelum beralih ke MPLS,” jadi pada dasarnya, siswa harus mendapatkan hak-haknya dan menjaga perilaku perilaku yang menjurus ke arah negatif, seperti tawuran dan yang lainnya. Dan pihak sekolah pun sudah banyak melakukan antisipasi akan hal itu,"tandas Danramil.
Kami juga berharap, dengan materi – materi yang diberikan selama MPLS bisa bermanfaat dan ada dampak positif bagi siswa baru di SMAN 1 Tapung Hilir, serta yang terpenting siswa mampu menyerap semuanya, hingga bisa diaplikasikan dalam kegiatan disekolah maupun diluar sekolah.
” Kita berikan pondasi yang kuat selama MPLS, jika sudah pondasinya sudah kuat, maka otomatis mereka akan terbiasa dengam hal hal yang berbau aturan dan kedisiplinan disekolah. Maka adanya kebersamaan didalam MPLS ini, akan terbangun dan tahu tentang pengetahuan pengetahuan yang tadinya mereka tidak paham, akhirnya mereka tahu dan bisa untuk merealisasikan itu dikehidupan kesehariannya,” pungkas Danramil.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 16/Tapung