Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bumi Mulya Masuki Tahap Perakitan Tiang Pilon
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bumi Mulya Masuki Tahap Perakitan Tiang Pilon
KUANTAN SINGINGI – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bumi Mulya, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres yang positif. Hingga Jumat (17/07/2026), pekerjaan telah memasuki tahap perakitan tiang pilon, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan.
Di lokasi pembangunan, para pekerja tampak melakukan perakitan rangka besi sebagai bagian dari konstruksi tiang pilon yang akan menopang kabel utama jembatan gantung. Personel TNI juga turut membantu proses pengerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.
Tahap perakitan tiang pilon merupakan pekerjaan yang sangat vital karena akan menjadi penyangga utama sistem kabel baja jembatan. Ketelitian dan kualitas pengerjaan pada tahap ini sangat menentukan kekuatan, kestabilan, serta keamanan jembatan saat nantinya digunakan.
Masyarakat Desa Bumi Mulya menyambut baik perkembangan pembangunan tersebut. Kehadiran Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu memperlancar akses transportasi warga, mempersingkat waktu tempuh, serta memudahkan distribusi hasil perkebunan dan aktivitas perekonomian masyarakat.
Kepala Desa Bumi Mulya mengapresiasi progres pembangunan yang terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
"Alhamdulillah, saat ini pekerjaan telah memasuki tahap perakitan tiang pilon. Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga jembatan ini segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujarnya.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Logas Tanah Darat. Dengan rampungnya pembangunan nanti, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar, pertumbuhan ekonomi meningkat, serta kesejahteraan warga Desa Bumi Mulya dan sekitarnya semakin baik.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendim 0302/Inhu