Antisipasi Karhutla, Koramil 06/Sukajadi Tingkatkan Patroli dan Sosialisasi kepada Warga
Patroli dilakukan di tengah kondisi cuaca cerah dengan suhu mencapai 32 derajat Celsius yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan. Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan langsung ke sejumlah titik rawan karhutla.
Pekanbaru - Mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca cerah dan panas, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu M. Fauzi turun langsung melakukan patroli dan pemantauan di wilayah Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Sabtu (18/7/2026).
Patroli dilakukan di tengah kondisi cuaca cerah dengan suhu mencapai 32 derajat Celsius yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan. Kegiatan ini difokuskan pada pemantauan langsung ke sejumlah titik rawan karhutla.
Berdasarkan hasil patroli, tidak ditemukan titik panas (hotspot) maupun kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut. Kondisi ini menunjukkan situasi masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Sejumlah area yang menjadi sasaran patroli di antaranya kawasan rawa dan semak belukar dengan tingkat potensi kebakaran sedang, khususnya pada lahan yang berada di sekitar aktivitas masyarakat mayoritas dimanfaatkan untuk berkebun.
Selain melakukan pengecekan lapangan, Babinsa Kelurahan Simpang Baru ini juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) serta sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Sertu M. Fauzi mengatakan kegiatan patroli dan sosialisasi ini merupakan langkah preventif yang terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama saat kondisi cuaca panas dan minim curah hujan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain membahayakan lingkungan dan kesehatan, tindakan tersebut juga melanggar hukum. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Sementara itu, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung, saat dikonfirmasi terpisah menegaskan bahwa pihaknya terus menginstruksikan seluruh Babinsa untuk aktif melakukan patroli dan deteksi dini di wilayah binaan masing-masing.
“Pencegahan adalah langkah utama. Kami tekankan kepada seluruh Babinsa agar rutin turun ke lapangan, melakukan patroli, serta menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Sinergi dengan warga menjadi kunci dalam mencegah terjadinya karhutla,” ujar Tayung.
Ia menambahkan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan sangat penting guna meminimalisir risiko kebakaran yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi