Babinsa Koramil 04 Kubu Pastikan Titik Rawan Karhutla Tetap Aman
ROKAN HILIR – Babinsa Koramil 04/Kubu, Sertu Boysandi, melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan rawan terbakar, Kepenghuluan Pasir Limau Kapas, RT 02/RW 19, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (19/7/2026). Hasil penyisiran menunjukkan tidak ditemukan titik api maupun indikasi kebakaran sehingga kondisi wilayah dipastikan tetap aman.
Sejak pagi, Sertu Boysandi bersama seorang warga menyusuri sejumlah lokasi yang selama ini masuk dalam kategori rawan karhutla. Dengan menggunakan dua unit kendaraan roda dua, tim memeriksa area semak, lahan terbuka, hingga titik-titik yang berpotensi memicu kebakaran saat musim kemarau.
Selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan, kepulan asap, maupun titik panas yang mengarah pada kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa upaya pencegahan yang terus dilakukan aparat bersama masyarakat mulai menunjukkan hasil positif.
Patroli dilakukan di titik koordinat 2°14'2" LU dan 100°26'1" BT. Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga mengingatkan warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.
Danramil 04/Kubu mengatakan patroli rutin menjadi langkah penting untuk memastikan wilayah binaan tetap aman dari ancaman karhutla.
"Kami terus mengintensifkan patroli di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kebakaran. Sampai hari ini hasil pemantauan menunjukkan nihil titik api. Kami berharap masyarakat terus bekerja sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun," ujarnya.
Kegiatan patroli melibatkan satu personel TNI dan satu warga dengan dukungan dua unit sepeda motor. Kehadiran masyarakat dalam patroli dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi kebakaran.
Koramil 04/Kubu memastikan patroli serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempersempit peluang munculnya karhutla sekaligus menjaga keamanan lingkungan di Kabupaten Rokan Hilir selama musim kemarau.
Editor :Tim Sigapnews