Perkuat Perbatasan RI - PNG, 39 Prajurit Yonif 849/BS Bergabung ke Satgas Pamtas
Sebanyak 39 prajurit Yonif TP 849/Beladau Sakti resmi melaksanakan tugas Bantuan Personel (BP) Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI – Papua Nugini (PNG) bersama Yonif 132/Bima Sakti
LINGGA — Sebanyak 39 prajurit Yonif TP 849/Beladau Sakti resmi melaksanakan tugas Bantuan Personel (BP) Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI – Papua Nugini (PNG) bersama Yonif 132/Bima Sakti pada Sabtu (25/7/2026). Pemberangkatan puluhan prajurit terbaik ini berlangsung di Markas Komando (Mako) Yonif TP 849/BS.
Langkah ini diambil Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk memperketat pengawasan dan menjaga kedaulatan wilayah darat di sepanjang garis batas negara antara Indonesia dan Papua Nugini. Selain memperkuat pertahanan di zona perbatasan, penugasan ini menjadi bukti nyata komitmen prajurit dalam mengabdikan diri secara penuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Komandan Yonif TP 849/Beladau Sakti menegaskan bahwa seluruh personel yang tergabung dalam Satgas Pamtas ini telah melewati serangkaian persiapan fisik, mental, dan taktis yang matang sebelum terjun ke lapangan.
"Prajurit yang kami kirimkan merupakan personil pilihan yang siap menjalankan tugas negara dengan penuh rasa tanggung jawab demi menjaga keutuhan wilayah NKRI di perbatasan," tegas Danyonif TP 849/BS dalam amanatnya di Mako Yonif.
Ia juga menambahkan bahwa para prajurit akan berkolaborasi erat dengan Yonif 132/Bima Sakti selama masa penugasan. Sinergi antar-satuan ini bertujuan untuk mengoptimalkan patroli keamanan, mencegah tindakan ilegal di perbatasan, serta menjalankan kegiatan teritorial yang berdampak positif bagi masyarakat lokal di Papua.
Melalui tindakan tersebut, Yonif TP 849/Beladau Sakti berharap para prajurit dapat menjaga nama baik satuan serta terus memelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan Indonesia–Papua Nugini.
Editor :Tim Sigapnews
Source : PENYONIFTP849