Babinsa Kandis Perkuat Vaksinasi PMK demi Lindungi Peternak
Babinsa Koramil 05/Pwk Kandis Kodim 0322/Siak, Koptu K. Sitohang, turun langsung mendampingi pelaksanaan vaksinasi PMK di Kelurahan Kandis Kota, Kabupaten Siak, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga kesehatan ternak masyar
Upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terus diperkuat di Kecamatan Kandis. Kamis (30/7/2026), Babinsa Koramil 05/Pwk Kandis Kodim 0322/Siak, Koptu K. Sitohang, turun langsung mendampingi pelaksanaan vaksinasi PMK di Kelurahan Kandis Kota, Kabupaten Siak, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga kesehatan ternak masyarakat.
Sejak pagi, kegiatan vaksinasi berlangsung dengan melibatkan petugas kesehatan hewan bersama aparat kewilayahan. Koptu K. Sitohang terlihat aktif membantu kelancaran pelaksanaan vaksinasi sekaligus mengajak para peternak agar tidak ragu membawa ternaknya untuk mendapatkan vaksin. Langkah tersebut dilakukan guna menekan risiko penyebaran PMK yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi bagi para peternak.
Pendampingan Babinsa tidak hanya difokuskan pada pengamanan kegiatan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi sebagai upaya perlindungan terhadap sapi dan hewan ternak lainnya. Peternak diingatkan untuk segera melaporkan apabila menemukan gejala PMK, seperti demam, luka pada mulut, atau pincang, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Koptu K. Sitohang menegaskan bahwa kehadiran Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat selama pelaksanaan vaksinasi berlangsung.
"Pendampingan ini kami lakukan agar proses vaksinasi berjalan tertib, aman, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya melindungi ternaknya dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku. Kami juga mengajak seluruh peternak untuk berperan aktif menjaga kesehatan hewan peliharaannya," ujar Koptu K. Sitohang.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian PMK tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas kesehatan hewan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif para peternak dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan, termasuk menjaga kebersihan kandang dan mengikuti program vaksinasi secara berkala.
Kegiatan berlangsung lancar dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan hewan dalam memperkuat ketahanan sektor peternakan. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan penyebaran PMK dapat ditekan sehingga produktivitas ternak tetap terjaga dan perekonomian para peternak di wilayah Kandis Kota semakin terlindungi.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 05/Pwk Kandis