Babinsa Tangkerang Timur Ajak Warga Jadi Garda Terdepan Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru itu, mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjaga masa depan masyarakat.
Pekanbaru – Di bawah terik musim kemarau, langkah Peltu Afrianto menyusuri sejumlah titik rawan kebakaran di wilayah Kelurahan Tangkerang Timur menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga keselamatan lingkungan. Bagi Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru itu, mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjaga masa depan masyarakat.
Pada Sabtu (1/8/2026), Peltu Afrianto melaksanakan patroli terpadu sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla dengan menyambangi sejumlah lokasi yang dinilai rawan, mulai dari Jalan Hangtuah Ujung, Jalan H. Ismail, Jalan Simpang Jengkol hingga Jalan Kampung Baru.
Di setiap titik yang disinggahi, ia berdialog langsung dengan warga, mengajak mereka untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kebiasaan tersebut berisiko memicu kebakaran yang dapat meluas, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, hingga berdampak pada aktivitas ekonomi.
Tak hanya memberikan imbauan, Babinsa juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari solusi. Warga diminta lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tanda-tanda munculnya asap maupun api agar dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Patroli dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman. Hasil pemantauan menunjukkan situasi yang menggembirakan, di mana tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap di wilayah binaan. Kondisi ini menjadi bukti bahwa upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten bersama masyarakat mulai memberikan hasil positif.
Dalam kegiatan tersebut, Peltu Afrianto didampingi satu anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam memperkuat deteksi dini serta menjaga wilayah tetap aman dari ancaman Karhutla. Tim patroli juga didukung satu unit sepeda motor operasional untuk menjangkau lokasi-lokasi pemantauan.
Koramil 07/Tenayan Raya menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif selama musim kemarau. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dengan tetap nihilnya hotspot, titik api, dan titik asap di wilayah Tangkerang Timur, diharapkan sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sehingga Kota Pekanbaru tetap terhindar dari ancaman bencana asap yang selama ini menjadi perhatian serius di Provinsi Riau.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya