Serka Didih Sukiadi Dorong Pengrajin Mebel Desa Mampok Promosikan Produk Lewat Media Sosial
Dorongan tersebut disampaikan Serka Didih saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Wajimin, pengrajin mebel di RT 01/RW 01 Dusun Bayur, Desa Mampok, Minggu (9/8/2026).
Serka Didih Sukiadi Dorong Pengrajin Mebel Desa Mampok Promosikan Produk Lewat Media Sosial
Babinsa Koramil 04/Letung, Kodim 0318/Natuna, Serka Didih Sukiadi, mendorong pelaku usaha mebel di Desa Mampok, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk.
Dorongan tersebut disampaikan Serka Didih saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Wajimin, pengrajin mebel di RT 01/RW 01 Dusun Bayur, Desa Mampok, Minggu (9/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Serka Didih berbincang dengan Wajimin mengenai aktivitas usaha mebel yang dijalankan, perkembangan usaha, serta peluang pemasaran produk kerajinan lokal.
Menurut Serka Didih, media sosial dapat menjadi sarana yang efektif bagi pelaku usaha di desa untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas. Produk mebel yang dihasilkan Wajimin dinilai memiliki peluang untuk dipasarkan tidak hanya kepada masyarakat sekitar, tetapi juga menjangkau calon pelanggan dari luar Desa Mampok.
Ia menyarankan agar produk mebel dipromosikan secara rutin melalui berbagai platform media sosial dengan menampilkan foto produk, jenis mebel, kualitas bahan, serta informasi mengenai cara pemesanan.
“Kerajinan mebel ini perlu diperkenalkan melalui media sosial. Dengan begitu, masyarakat di luar Desa Mampok juga bisa mengetahui bahwa ada usaha mebel yang menghasilkan produk berkualitas di sini,” ujar Serka Didih.
Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak hanya mempertahankan kualitas produk, tetapi mulai mengikuti perkembangan pola pemasaran digital yang semakin banyak dimanfaatkan masyarakat.
Bagi pelaku usaha di wilayah pedesaan, pemanfaatan media sosial dapat menjadi sarana promosi yang relatif mudah dan murah untuk memperluas pasar, sehingga pemasaran tidak hanya mengandalkan informasi dari mulut ke mulut.
Wajimin menyambut baik masukan yang disampaikan Babinsa. Ia mengaku berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan terhadap usaha mebel yang dijalankannya.
“Terima kasih atas saran dan masukannya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha dan memperkenalkan hasil kerajinan kepada masyarakat lebih luas,” ujar Wajimin.
Kegiatan Komsos tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan. Melalui komunikasi secara langsung, Babinsa dapat mengetahui perkembangan aktivitas warga sekaligus memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain mempererat hubungan dengan warga, Komsos juga menjadi sarana untuk mendorong potensi ekonomi masyarakat desa agar terus berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Dengan semakin luasnya promosi melalui media sosial, usaha mebel Wajimin diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus menjadi salah satu contoh usaha kreatif masyarakat Desa Mampok yang terus berkembang mengikuti perubahan pola pemasaran di era digital.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pendam XIX