Personel Yonif TP 898/PC Bantu Padamkan Kebakaran Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar
Personel Yonif TP 898/PC membantu proses pemadaman kebakaran di Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin, Kampar.
Kampar, 11 Agustus 2026 — Kebakaran melanda asrama laki-laki Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin di Jalan Pesantren No. 11, Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (10/8/2026) malam. Sekitar 300 unit kamar terbakar dalam peristiwa tersebut dengan estimasi kerugian mencapai Rp500 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang mulai terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.00 WIB, setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan penanganan.
Informasi kebakaran diterima Bawas MA-2, Serda Hafis, sekitar pukul 21.32 WIB dari Haris, anggota Satpol PP. Menindaklanjuti informasi tersebut, sebanyak 12 personel YTP 898/PC bergerak menuju lokasi dari MA-2 Kebun Durian.
Rombongan yang dipimpin Serda Davi berangkat sekitar pukul 22.20 WIB menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Bangkinang. Personel kemudian ikut membantu proses pemadaman di lokasi bersama petugas pemadam kebakaran.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan kebakaran. Armada tersebut berasal dari wilayah Siak Hulu, Dinas Pemadam Kebakaran Tarai Bangun, dan Bangkinang.
Bangunan yang terbakar diketahui merupakan kompleks asrama laki-laki dengan sekitar 300 kamar. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Hingga api berhasil dipadamkan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Setelah situasi dinyatakan aman, personel YTP 898/PC meninggalkan lokasi sekitar pukul 00.55 WIB, Selasa (11/8/2026), dan kembali menuju MA-2 Kebun Durian. Seluruh personel tiba sekitar pukul 01.30 WIB dalam kondisi aman dan tertib.
Penanganan cepat dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain di sekitar pondok pesantren. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Tail: Tidak adanya korban jiwa menjadi hal utama dalam peristiwa ini, meski kebakaran mengakibatkan kerusakan besar pada kompleks asrama dan menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Yonif Tp 898/PC