Babinsa dan MPA Bersama Warga Cegah Karhutla, Patroli Pastikan Wilayah Tenayan Raya Aman
Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serma Herman, bersama tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla
Pekanbaru – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Koramil 07/Tenayan Raya Kodim 0301/Pekanbaru. Tidak hanya mengandalkan pemantauan dari aparat, pencegahan juga dilakukan dengan mengajak masyarakat ikut peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Hal itu terlihat saat Babinsa Koramil 07/Tenayan Raya, Serma Herman, bersama tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla di sejumlah wilayah Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Rabu (12/8/2026).
Dengan menggunakan sepeda motor, Serma Herman bersama personel MPA menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai perlu mendapat perhatian. Patroli dimulai dari Jalan Abdul Rahmad Wahid RT 04/RW 03, Kelurahan Tuah Negeri, kemudian dilanjutkan ke Jalan Budi Luhur RT 01/RW 07, Kelurahan Industri Tenayan.
Pemantauan berikutnya dilakukan di Jalan Badak Ujung RT 02/RW 04 dan Jalan Budi Agung RT 03/RW 02, Kelurahan Tuah Negeri.
Di sepanjang perjalanan, personel memperhatikan kondisi lingkungan sekaligus memastikan tidak terdapat tanda-tanda awal kebakaran seperti titik api maupun kepulan asap.
Bagi Serma Herman, patroli tersebut bukan sekadar kegiatan rutin. Menyapa masyarakat dan mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam upaya mencegah Karhutla.
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta berhati-hati saat membakar sampah dan tidak meninggalkan api tanpa pengawasan.
“Yang paling penting adalah kepedulian bersama. Kalau ada melihat asap atau tanda-tanda kebakaran, segera sampaikan kepada Babinsa, MPA atau pihak terkait agar bisa cepat ditangani,” pesan Serma Herman kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh aparat seorang diri. Peran warga sangat dibutuhkan karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya.
“Kalau kita sama-sama peduli dan saling mengingatkan, potensi kebakaran bisa kita cegah sejak awal. Jangan sampai api sudah membesar baru kita bergerak,” tambahnya.
Dari hasil pemantauan, seluruh wilayah yang disambangi dalam kondisi aman. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap selama kegiatan berlangsung.
Patroli yang melibatkan satu personel TNI dan tiga personel MPA tersebut juga menjadi bentuk sinergi dalam membangun kewaspadaan dini di tengah masyarakat.
Kehadiran Babinsa bersama MPA di lapangan diharapkan dapat membuat masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan patroli yang dilakukan secara berkala serta komunikasi yang terus dibangun dengan warga, diharapkan wilayah Tenayan Raya tetap aman dan terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 07 Tenayan Raya