Tim Gabungan Padamkan Api di Tiga Lokasi Sekaligus, Operasi Karhutla Masuk Fase Lanjutan
BENGKALIS, RIAU – Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dipimpin komandan Koramil 03/Mandau Kapten Czi Suratmin terus berjuang secara bersamaan di tiga lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Sabtu (15/8/2026). Operasi pemadaman masing-masing memasuki hari ke-9 di Pematang Pudu, hari ke-7 di Buluh Apoh, dan hari ke-2 di Pangkalan Libut.

LOKASI 1: PEMATANG PUDU — Hari Ke-9
Di kawasan RT 005 RW 017, Jalan Kanal Atiam, Kelurahan Pematang Pudu, api masih menyala di lahan hutan semak belukar di atas gambut tebal seluas ±10 hektare (koordinat 1°9'10,579" LU / 101°2'4,587" BT).
Hingga hari kesembilan, tim gabungan berhasil memadamkan 7,8 hektare, menyisakan 2,2 hektare yang masih berasap. Personel Koramil 03/Mandau (8 orang) diperkuat Polsek Mandau, MPA, Manggala Agni, BPBD, dan masyarakat bekerja menggunakan 2 unit mini Strecker, 1 unit Yamaha HP23, dan 12 gulung selang. Fokus kegiatan kini beralih ke pemadaman titik asap dan pendinginan menyeluruh. Kendala utama: tanah gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan, cuaca panas, serta arah angin yang kencang dan berubah-ubah. Penyebab dan status lahan masih dalam penyelidikan Polsek Mandau.

LOKASI 2: BULUH APOH — Hari Ke-7
Di Desa Buluh Apoh, Kecamatan Pinggir, operasi berlanjut di RT 01 RW 06, Jalan Tanpa Nama, pada lahan gambut tebal seluas ±12 hektare (koordinat 1°5'31,53" LU / 101°7'39,378" BT).
Api berhasil dipadamkan di 7,5 hektare, sementara 4,5 hektare lainnya masih menyisakan asap tebal. Kekuatan gabungan terdiri dari personel TNI (7 orang), Polsek Pinggir, MPA, Manggala Agni, dan BPBD, didukung 5 unit mini Strecker, 25 gulung selang panjang, dan 1 unit Helikopter Water Bombing. Kegiatan difokuskan pada pemadaman titik asap dan pendinginan lahan. Hambatan meliputi tanah gambut dalam, sumber air terbatas, cuaca panas, serta jarak lokasi ±40 km dari Koramil. Penyebab dan status lahan masih dalam pemeriksaan Polsek Pinggir.

LOKASI 3: PANGKALAN LIBUT — Hari Ke-2
Lokasi terbaru yang juga ditangani secara bersamaan berada di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir, tepatnya di RT 01 RW 06, Jalan Pemda, Dusun Air Pamesi Betuah, pada koordinat 1°1'46,132" LU / 101°6'50,748" BT. Kebakaran melanda kawasan hutan semak belukar di atas tanah gambut tebal seluas ±4 hektare.
Dari total luas tersebut, baru sekitar 1,5 hektare yang berhasil dipadamkan, sementara 2,5 hektare lainnya masih menyala aktif. Personel Koramil 03/Mandau (8 orang) bersama Polsek Pinggir, MPA, Manggala Agni, dan BPBD mengerahkan 3 unit mini Strecker, 15 gulung selang panjang, dan 1 unit Helikopter Water Bombing. Kendala yang dihadapi antara lain: jarak lokasi yang sangat jauh dari Koramil (±80 km), tanah gambut yang sulit dipadamkan, cuaca panas, angin berubah-ubah, serta keterbatasan sumber air. Penyebab kebakaran dan status kepemilikan lahan masih dalam penyelidikan Polsek Pinggir.
Hingga akhir kegiatan pada Sabtu sore, titik api dan titik asap masih terdeteksi di ketiga lokasi. Seluruh personel tim gabungan tetap bersiaga dan melanjutkan operasi pemadaman serta pendinginan secara berkelanjutan untuk mencegah api kembali menyala. Sinergi yang solid antara unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA, dan masyarakat terus dipertahankan guna mempercepat proses pemadaman total di seluruh lokasi. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan terkendali. ( Mil 03)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 03 Mandau