Pengamanan Objek Vital Nasional di Wilayah Tapung Ditingkatkan, Aktivitas Terpantau Aman
Kota Batak, Tapung
Tapung,- Sejak sore, aparat TNI mulai menyisir sejumlah titik di kawasan Garhering Station yang berada di Dusun 01, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Patroli dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengamanan sektor hulu migas yang menjadi Objek Vital Nasional.pada (15/8/26).
Pada pukul 19.00 WIB, lima personil Koramil 16/Tapung Dipimpin Sertu Sugiran beserta Tim Security PHR, bergerak melakukan pemantauan di Area PetKo. Petugas memastikan aktivitas di lapangan berlangsung aman tanpa adanya gangguan keamanan maupun aktivitas mencurigakan.
Sekitar 45 menit kemudian atau pukul 19.45 WIB, patroli dilanjutkan ke Area Kota Batak Field di lokasi yang berbeda. Tim kembali melakukan pengecekan situasi sekaligus memantau aktivitas keamanan area operasional perusahaan migas tersebut.
Tak hanya melakukan patroli, aparat juga memperkuat komunikasi sosial dengan warga setempat. Pukul 20.15 WIB, Tim menggelar komsos bersama masyarakat Kota Batak guna mengajak warga agar tetap menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
Kegiatan patroli ini merupakan upaya rutin yang dilakukan untuk mendukung kelancaran operasional sektor energi nasional, khususnya di wilayah kerja PT PHR yang menjadi salah satu tulang punggung produksi minyak nasional.
Selain menjaga keamanan objek vital, patroli terpadu tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi antara aparat teritorial dengan masyarakat sekitar agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Saat dikonfirmasi Danramil 16/Tapung Kapten Inf Dedi,A.Md mengungkapkan memang benar kami selaku komando kewilayahan beserta aparat terkait lainnya meningkatkan pengamanan merespon isu isu yang berkembang jika terjadi gangguan di salah satu objek vital tersebut dapat berdampak luas bahkan hingga skala nasional, yang mana kita tahu kemandirian energi merupakan program unggulan nawa cita Presiden Prabowo yang akan kita wujudkan bersama “,
?Menurut Kapten Dedi, pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan personel TNI, Kepolisian, serta aparat keamanan internal perusahaan. Pengawasan juga dilakukan selama 24 jam, termasuk patroli rutin di area strategis.
Selain itu, Kami juga selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak perusahaan untuk memastikan pengamanan, baik dalam menghadapi ancaman fisik maupun nonfisik. Ancaman siber, sabotase, hingga potensi gangguan sosial juga menjadi perhatian utama, "pungkas Danramil.
Hingga patroli berakhir, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.Patroli SKK Migas ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI dalam mendukung pengamanan objek vital nasional. Melalui sinergi antara aparat dan masyarakat, stabilitas keamanan di kawasan operasional migas diharapkan tetap terjaga sehingga Aktivitas Produksi Energi Nasional dapat Berlangsung Tanpa Hambatan.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 16/Tapung