Api di Simpang Obor Dipadamkan, Yonif TP 851/BBC Turunkan Dua Mobil Pemadam
Kobaran api terlihat di kawasan hutan dan rawa sekitar Jl. Raya Lintas Timur Sumatera, Simpang Obor, sekitar pukul 19.40 WIB. Kepulan asap yang muncul dari lokasi membuat masyarakat segera melaporkan kejadian tersebut kepada Yonif TP 851/BBC.
Menindaklanjuti laporan itu, Yonif TP 851/BBC mengerahkan 26 personel Tim Pemadam, didukung lima personel Provost dan dua personel Penerangan. Satuan tersebut membawa dua unit mobil pemadam dan satu truk NPS menuju lokasi.

Sekitar pukul 19.45 WIB, tim berangkat dari Mako Yonif TP 851/BBC dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB. Personel langsung menyisir area terdampak dan memulai pemadaman untuk menghentikan penyebaran api.
Pemadaman berlangsung hingga malam. Tim Yonif TP 851/BBC bekerja bersama masyarakat sekitar untuk mengendalikan titik api sekaligus mengamankan area agar tidak menimbulkan risiko bagi warga.
Sekitar pukul 21.00 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Kondisi lahan yang berupa hutan dan rawa serta memiliki vegetasi mudah terbakar membuat personel harus tetap melakukan penyisiran terhadap titik-titik yang berpotensi kembali menyala.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.10 WIB, tim berhasil memadamkan api di lokasi kejadian. Setelah memastikan kondisi terkendali, personel bersiap kembali ke Mako dan meninggalkan lokasi sekitar pukul 22.50 WIB.
Komandan Yonif TP 851/BBC, Letkol Inf Lalu Pardede Gita Prahara, mengatakan keterlibatan personel dalam penanganan kebakaran merupakan bagian dari kesiapsiagaan satuan dalam membantu masyarakat.

“Kami mengerahkan personel dan kendaraan pemadam untuk membantu masyarakat serta memastikan api dapat dikendalikan. Setelah padam, lokasi tetap perlu dipantau karena kondisi lahan masih memiliki potensi munculnya titik api kembali,” ujarnya.
Hingga pemadaman selesai, penyebab kebakaran, luas lahan terdampak, serta jumlah kerugian maupun korban masih dalam pendataan. Tim juga menilai pengecekan lanjutan diperlukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul.
Editor :Tim Sigapnews