Babinsa Kuantan Hilir Patroli Karhutla, Sasar Lahan Rawan Terbakar
Babinsa Koramil 07/KH Dim 0302/Inhu Sertu Hasriyon melaksanakan kegiatan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
KUANTAN SINGINGI — Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Kodim 0302/Inhu Sertu Hasriyon meningkatkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Simpang Tanah Lapang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (20/8/2026). Patroli menyasar lahan kosong dan semak belukar yang dinilai rawan menjadi lokasi munculnya titik api.
Sertu Hasriyon menyusuri sejumlah jalur di wilayah binaannya untuk memantau kondisi lahan sekaligus mengantisipasi aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Patroli tersebut menjadi bagian dari langkah preventif agar api dapat dicegah sebelum berkembang dan meluas.
“Hari ini kami melaksanakan patroli untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di Desa Simpang Tanah Lapang Kecamatan Kuantan Hilir,” kata Sertu Hasriyon.
Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga memanfaatkan patroli untuk berkomunikasi dengan masyarakat. Warga di sekitar lokasi diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, terutama membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Menurut Hasriyon, pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Peran warga yang berada paling dekat dengan kawasan rawan menjadi faktor penting untuk mendeteksi lebih awal apabila muncul asap maupun api.
“Setiap pelaksanaan patroli kita turut mengajak warga agar ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan. Salah satu upaya yang harus kita lakukan adalah memastikan warga tidak membuka lahan dengan cara dibakar,**” tegasnya.
Lahan kosong dan kawasan yang dipenuhi semak belukar menjadi perhatian karena material kering dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran. Karena itu, pemantauan dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi lingkungan sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai risiko Karhutla.
Babinsa juga mendorong warga segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran. Respons cepat dinilai penting untuk mencegah api menyebar ke area yang lebih luas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.
Patroli berlangsung aman dan tidak ditemukan adanya titik api selama pemantauan. Sertu Hasriyon memastikan kewaspadaan akan terus dijaga bersama masyarakat sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kuantan Hilir.
Melalui patroli rutin dan kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan sejak dari sumbernya.
Editor :Tim Sigapnews