Cerocok Dipasang Manual, Semangat Tak Surut Bangun Jembatan Garuda Semukut
Keterbatasan akses dan minimnya peralatan tidak menyurutkan semangat dalam pembangunan Jembatan Garuda di Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Memasuki tahap pemasangan cerocok sebagai bagian dari pondasi jembatan, pekerjaan dilakukan secara manual karena kondisi medan dan keterbatasan alat. Meski menghadapi berbagai kendala, proses pengerjaan tetap berjalan dengan penuh semangat dan gotong royong.
Proses pekerjaan tersebut dikomandoi oleh Sertu Ansari, anggota Koramil 06/Merbau, yang bersama masyarakat terus memastikan pemasangan cerocok dilakukan secara bertahap dan sesuai kebutuhan pembangunan di lapangan.
Satu per satu cerocok dipasang dengan mengandalkan tenaga dan kekompakan. Bagi Sertu Ansari dan masyarakat yang terlibat, keterbatasan bukan menjadi alasan untuk berhenti, melainkan tantangan yang harus dihadapi bersama.
“Memang pekerjaan ini tidak mudah karena akses dan alat yang terbatas. Namun, kami tetap semangat karena ada harapan besar di balik pembangunan jembatan ini. Apa yang dikerjakan hari ini nantinya akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sertu Ansari.
Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Semukut diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, memperlancar mobilitas serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Di balik pemasangan cerocok secara manual, tersimpan semangat pengabdian dan gotong royong. Setiap cerocok yang tertanam menjadi satu langkah kecil menuju terwujudnya sebuah jembatan yang menjadi harapan dan impian masyarakat Semukut.(Ramil06Merbau)
Editor :Tim Sigapnews