Babinsa Pelintung Cegah Karhutla, Ajak Warga Kelola Lahan Tanpa Membakar
Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Kelurahan Pelintung, Sertu Misriyadi, melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi pencegahan Karhutla di Jalan Pawang Lion RT 12, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampa
DUMAI – Babinsa Kelurahan Pelintung, Sertu Misriyadi, menggelar patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus membantu warga menanam nanas di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Rabu (26/8/2026).
Patroli berlangsung di Jalan Pawang Lion RT 12, Kelurahan Pelintung. Dalam kegiatan tersebut, Sertu Misriyadi menyambangi masyarakat sekaligus mengingatkan warga agar tidak menggunakan api untuk membuka maupun membersihkan lahan.
Babinsa juga menjelaskan potensi dampak Karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat serta mengingatkan adanya konsekuensi hukum bagi pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berisiko menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, dampaknya dapat merugikan masyarakat dan lingkungan,” ujar Sertu Misriyadi.
Tak berhenti pada patroli, Sertu Misriyadi kemudian menunjukkan langkah alternatif pemanfaatan lahan melalui kegiatan karya nyata. Ia ikut membantu penanaman kebun nanas milik N. Laila di Jalan Arifin Ahmad RT 08, Kelurahan Pelintung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan Babinsa kepada warga agar lahan dapat dimanfaatkan secara produktif tanpa menggunakan metode pembakaran. Pendekatan ini sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
Dari hasil pemantauan selama kegiatan, kondisi wilayah Pelintung terpantau aman dan kondusif. Cuaca dilaporkan mendung, sedangkan titik api maupun titik asap tercatat nihil.
Kegiatan patroli dan sosialisasi Karhutla menjadi penting mengingat pencegahan harus dilakukan sebelum munculnya titik api. Edukasi langsung kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendorong kebiasaan pengelolaan lahan yang lebih aman.
Sementara itu, penanaman nanas memberikan contoh bahwa lahan dapat dikembangkan menjadi sumber produktivitas masyarakat tanpa harus dibersihkan melalui pembakaran.
Melalui kombinasi patroli, edukasi dan pendampingan pertanian, Babinsa Pelintung terus mendorong masyarakat menjaga lingkungan sekaligus mengoptimalkan potensi lahan secara berkelanjutan.
Editor :Tim Sigapnews