28 Prajurit Yonif TP 849/BS Hadiri Maulid Nabi di Pengkalan Buluh
Sebanyak 28 prajurit Batalyon Infanteri TP 849/Beladau Sakti (Yonif TP 849/BS) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah, Desa Pengkalan Buluh, Rabu (26/8/2026).
LINGGA — Sebanyak 28 prajurit Batalyon Infanteri TP 849/Beladau Sakti (Yonif TP 849/BS) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Hidayah, Desa Pengkalan Buluh, Rabu (26/8/2026). Kehadiran prajurit bersama masyarakat menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kebersamaan di tengah kehidupan warga.
Rombongan prajurit dipimpin Perwira Pendamping Letda Inf Deni. Mereka berbaur dengan imam masjid, pengurus dan panitia kegiatan, tokoh masyarakat serta warga Desa Pengkalan Buluh dan Desa Limbung.
Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Prajurit dan warga mengawali rangkaian acara dengan makan bersama. Mereka duduk berdampingan sambil berbincang, menciptakan suasana akrab antara personel TNI dan masyarakat.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Letda Inf Deni.
Setelah makan bersama, para prajurit dan warga melaksanakan salat Magrib berjamaah di Masjid Al-Hidayah. Suasana masjid kemudian dipenuhi lantunan doa dan shalawat dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan sosial antara prajurit dan warga. Nilai keteladanan Rasulullah, terutama akhlak, kepemimpinan, kepedulian dan kasih sayang, diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui momentum Maulid Nabi, kami berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sekaligus berinteraksi dengan masyarakat,” katanya.
Pengurus Masjid Al-Hidayah dan masyarakat menyambut baik keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut. Kehadiran TNI dinilai memperlihatkan kedekatan aparat dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan.
Bagi Yonif TP 849/BS, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendekatan teritorial untuk menjaga komunikasi dengan warga. Interaksi langsung di tengah masyarakat juga membuka ruang membangun kepercayaan dan kebersamaan.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung dalam suasana aman dan penuh keakraban. Hubungan harmonis antara prajurit dan masyarakat diharapkan terus terjaga melalui berbagai kegiatan positif di wilayah tersebut.
Editor :Yefrizal