Sinergi TNI, Babinsa Koramil 01/Bangko Monitor UMKM Terasi di Raja Bejamu dan Berikan Solusi Hadapi
Babinsa Koramil 0321-01/Bangko Sertu Andi Jusilah memantau proses pengolahan terasi di usaha milik Bpk Acai, Kep. Raja Bejamu, Kec. Sinaboi, Rabu (28/8/2026). (Foto: Dok. Koramil 01/Bangko)
ROKAN HILIR – Jajaran TNI Angkatan Darat melalui Koramil 0321-01/Bangko terus berkomitmen memberikan pengabdian terbaik demi mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah binaan. Langkah nyata ini dilakukan guna memastikan roda perekonomian masyarakat di tingkat kepenghuluan tetap berjalan dengan stabil.
Komitmen tersebut dibuktikan dengan aksi sigap di lapangan. Pada Rabu (28/08/2026) pagi, Babinsa Koramil 0321-01/Bangko, Sertu Andi Jusilah, melakukan kegiatan monitoring dan peninjauan langsung terhadap pelaku UMKM lokal.
Pemantauan Sasaran kali ini terfokus pada usaha pembuatan terasi milik Bapak Acai, yang berlokasi di Kepenghuluan Raja Bejamu, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir.
Dandim 0321/Rohil melalui Wadanramil 0321-01/Bangko menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah para pelaku usaha merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan dan ekonomi kreatif. Melalui jalinan komunikasi sosial (Komsos) yang erat, TNI hadir untuk mendengarkan aspirasi sekaligus tantangan yang dihadapi warga binaan.
Dalam peninjauan tersebut, Bapak Acai mengungkapkan tantangan berat yang dihadapi menjelang musim hujan. Proses penjemuran bahan baku udang/rebon menjadi terhambat akibat minimalnya sinar matahari, yang berisiko memperpanjang waktu produksi serta menurunkan kuantitas hasil terasi.
Menyikapi keluhan tersebut, Sertu Andi Jusilah secara sigap memberikan imbauan dan solusi taktis. Babinsa mengimbau agar parajin mengantisipasi cuaca buruk dengan menyiapkan tempat penjemuran alternatif, seperti menggunakan tenda plastik atau terpal transparan (rumah kaca sederhana) agar pengeringan tetap berjalan optimal.
Selain solusi cuaca, Babinsa juga mengingatkan pentingnya menjaga higienitas tempat pengolahan selama musim hujan guna mencegah tumbuhnya jamur yang dapat merusak kualitas rasa dan ketahanan produk.
“Pengecekan dan pendampingan UMKM ini bertujuan memberikan solusi nyata serta motivasi agar pelaku usaha tetap produktif dan tangguh menghadapi kendala cuaca,” pungkas Wadanramil dalam laporan resminya.
Usaha pembuatan terasi di Kecamatan Sinaboi merupakan salah satu komoditas andalan daerah yang mengandalkan hasil laut lokal. Pendampingan berkala dari aparat teritorial ini diharapkan mampu mendongkrak saling perlindungan ekonomi kerakyatan.
Hingga akhir kegiatan pemantauan, situasi di lokasi UMKM terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(Srt Andi J)
Editor :Tim Sigapnews
Source : Tim Pendam XIX