Babinsa dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran 1,8 Hektare di Penyengat
BABINSA PENYENGAT BERSAMA PERSONEL GABUNGAN PADAMKAN KEBAKARAN HUTAN SELUAS 1,8 HEKTARE
TANJUNGPINANG — Kebakaran melanda lahan seluas sekitar 1,8 hektare di Kampung Bulang RT 02/RW 02, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Jumat (28/8/2026) sore. Babinsa bersama 60 personel gabungan dan masyarakat berjibaku memadamkan api hingga malam.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 15.30 WIB setelah Babinsa Kelurahan Penyengat menerima laporan dari Ketua RT 02/RW 02, Bambang. Informasi tersebut menyebutkan adanya titik api di kawasan lahan.
Babinsa kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi kebakaran. Setibanya di lokasi, aparat bersama personel Polsek, Lanal, pihak kelurahan dan masyarakat langsung melakukan pemadaman secara manual.
Sebanyak 60 orang terlibat dalam penanganan kebakaran. Mereka terdiri dari satu personel Koramil 01/Kota, 25 personel Polsek, satu personel Lanal, tiga personel kelurahan, serta 30 warga sekitar.
Kobaran api dipadamkan dengan peralatan manual. Tim gabungan berupaya menghentikan pergerakan api agar tidak merambat ke lahan lain maupun mendekati permukiman warga.
“Setelah mendapat informasi adanya titik api, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan bersama unsur terkait serta masyarakat melaksanakan pemadaman,” ujar Babinsa Kelurahan Penyengat.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar empat jam hingga pukul 19.30 WIB. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan kondisi di sekitar lokasi dinyatakan aman.
Kebakaran berada pada titik koordinat 0.930621° Lintang Utara dan 104.416428° Bujur Timur. Hingga api padam, kobaran tidak dilaporkan merembet ke kawasan permukiman maupun lahan lainnya.
Cuaca panas disertai angin kencang diduga menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya titik api. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemantauan dan belum dapat dipastikan.
Babinsa bersama unsur terkait mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar lahan atau sampah sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan keberadaan titik api agar penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.
Sinergi aparat dan masyarakat menjadi kunci dalam mengendalikan kebakaran tersebut sehingga api dapat dipadamkan tanpa meluas ke wilayah permukiman.
Editor :Tim Sigapnews