Mabes TNI Kerahkan 7 Perwira Tangani Karhutla di Rokan Hilir
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Brigjen (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., MA, tiba di Makodim 0321/Rohil
ROKAN HILIR — Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) mengerahkan tujuh perwira, terdiri dari satu perwira tinggi dan enam perwira menengah, untuk memperkuat penanganan serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Jumat (28/8/2026).
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Brigjen (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., MA, tiba di Makodim 0321/Rohil sekitar pukul 09.30 WIB. Kedatangan tim menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk melihat langsung kondisi Karhutla sekaligus mengevaluasi langkah penanganan di wilayah tersebut.
Sehari sebelumnya, Kamis (27/8), tim terlebih dahulu melakukan audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rokan Hilir. Pertemuan itu membahas kondisi Karhutla serta upaya pencegahan dan penanggulangan yang telah berjalan.
Di Makodim 0321/Rohil, Jalan Pesisir Kompleks Perkantoran Batu VI, Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko, tim diterima Dandim 0321/Rohil Letkol Inf M. Ricky P.P.P.A.G.A., S.Hub. Int., M.H.I., bersama jajaran perwira staf.
Brigjen Benny mengatakan tim tidak hanya menjalankan sosialisasi, tetapi juga akan turun langsung ke lokasi Karhutla untuk melihat persoalan di lapangan.
“Kedatangan kami bertujuan membantu mengatasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Rokan Hilir melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sesuai arahan dan petunjuk Presiden RI Prabowo,” ujarnya.
Menurut Benny, setiap kejadian Karhutla perlu dievaluasi agar penanganannya semakin efektif dan kejadian serupa dapat ditekan.
“Setiap kejadian kebakaran lahan dan hutan akan dievaluasi sehingga dapat memberikan solusi agar ke depan bencana alam Karhutla tidak terulang kembali, khususnya di wilayah Kabupaten Rokan Hilir,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0321/Rohil menyambut penugasan tersebut sebagai bentuk perhatian Mabes TNI terhadap persoalan Karhutla di daerah.
“Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI tentunya menjadi dukungan yang sangat berarti bagi kami di daerah,” ujar Ricky.
Ia menegaskan, pencegahan menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman Karhutla. Kodim bersama pemerintah daerah, BPBD, kepolisian, perusahaan dan masyarakat terus melakukan pemantauan serta penanganan sedini mungkin ketika menemukan titik yang berpotensi terbakar.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan. Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan, karena kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” tegasnya.
Tim kemudian mengecek Posko Karhutla Kodim 0321/Rohil sebelum melanjutkan agenda peninjauan lapangan. Selama berada di Rokan Hilir, tim dijadwalkan menjalankan sosialisasi, edukasi, pemantauan lokasi, menerima masukan personel, serta mengevaluasi penanganan Karhutla selama kurang lebih satu bulan.
“Kami siap mendukung seluruh kegiatan tim selama kurang lebih satu bulan di wilayah Kodim 0321/Rohil,” kata Ricky.
Kegiatan di Makodim 0321/Rohil berakhir sekitar pukul 11.20 WIB dalam kondisi aman dan tertib. Penugasan tujuh perwira tersebut diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mempercepat upaya pencegahan Karhutla di Rokan Hilir.
Editor :Yefrizal