Di tengah cuaca panas dan angin kencang, warga diingatkan tidak membakar sampah maupun lahan sembara
Cegah Karhutla, Babinsa Mangsang Ajak Warga Peduli Lingkungan dan Kesehatan
Babinsa Kel Mangsang menghimbau warga dan mengajak menjaga lingkungan
BATAM — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di tengah masyarakat. Babinsa 17 Kelurahan Mangsang, Koramil 01/Lubuk Baja, Serka Azuar Siregar, mengingatkan warga agar meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.
Pesan tersebut disampaikan Serka Azuar saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaan di RW 04 RT 02, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus upaya memperkuat kesadaran warga terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman maupun lahan terbuka.
Dalam pertemuan tersebut, Babinsa berdialog dengan Ketua RW 04 serta sejumlah warga, yakni Muslikin dan Riski. Suasana berlangsung secara kekeluargaan dengan membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan keamanan, lingkungan, dan kesehatan masyarakat.
Warga Diminta Tak Membakar Sampah Sembarangan
Salah satu perhatian utama dalam Komsos tersebut adalah potensi kebakaran yang dapat muncul akibat aktivitas pembakaran sampah ataupun pembukaan lahan dengan cara dibakar.
Serka Azuar mengingatkan warga agar tidak sekali-kali melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama dalam kondisi cuaca yang relatif panas dan disertai angin kencang.
Menurut dia, kebiasaan membakar sampah atau material kering di lahan terbuka dapat berisiko menimbulkan api yang sulit dikendalikan. Kondisi tersebut dapat semakin berbahaya apabila api merambat ke semak belukar atau lahan yang banyak ditumbuhi tanaman kering.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk memilih cara yang lebih aman dalam menangani sampah rumah tangga dan membersihkan lahan.
Pesan tersebut juga diharapkan dapat diteruskan kepada warga lainnya sehingga pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat.
Pencegahan Karhutla Dimulai dari Lingkungan
Komsos yang dilakukan Babinsa menjadi salah satu sarana untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
Langkah pencegahan dinilai penting dilakukan sejak dini. Sebab, ketika titik api sudah muncul dan berkembang menjadi kebakaran, penanganannya membutuhkan tenaga, waktu, serta sumber daya yang lebih besar.
Dalam konteks itu, keterlibatan masyarakat menjadi penting. Warga yang berada paling dekat dengan lingkungan dapat menjadi pihak pertama yang mengetahui apabila muncul asap atau indikasi kebakaran.
Babinsa juga mendorong warga untuk saling mengingatkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain persoalan lingkungan, Serka Azuar turut mengingatkan warga agar memperhatikan kondisi kesehatan. Cuaca yang berubah-ubah dinilai dapat memengaruhi kondisi tubuh, sehingga masyarakat diminta menjaga pola hidup dan pola makan.
Babinsa Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan
Dalam kesempatan tersebut, warga diimbau menjaga kesehatan dengan mengatur pola makan dan memperhatikan kondisi tubuh di tengah perubahan cuaca.
Pesan kesehatan itu disampaikan sebagai bagian dari pendekatan sosial Babinsa kepada masyarakat. Komsos tidak hanya membahas keamanan wilayah, tetapi juga berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga.
Babinsa mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta saling peduli terhadap kondisi warga di sekitar.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman.
Kolaborasi Masyarakat Jadi Kunci
Pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Aparat dapat melakukan patroli dan sosialisasi, tetapi upaya tersebut akan lebih efektif apabila mendapat dukungan dari masyarakat.
Kesadaran warga untuk tidak membakar sampah dan lahan sembarangan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar terhadap pencegahan kebakaran.
Melalui kegiatan Komsos, Babinsa juga dapat mengetahui kondisi serta persoalan yang berkembang di wilayah binaannya. Komunikasi langsung dengan warga menjadi ruang untuk menyampaikan imbauan sekaligus menerima masukan dari masyarakat.
Kegiatan Komsos Babinsa 17 Mangsang tersebut selesai sekitar pukul 14.10 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.
Upaya seperti ini diharapkan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama ketika kondisi cuaca berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Dengan kepedulian bersama, lingkungan permukiman dan lahan di wilayah Mangsang dapat tetap terjaga dari ancaman kebakaran.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Babinsa Mangsang Koramil 01/Lubuk Baja