1,8 Hektare Lahan Terbakar di Penyengat, Api Dipadamkan dalam 2,5 Jam
Karhutla kembali terjadi di Kampung Bulang RT 02/RW 02, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Sabtu (29/8/2026).
TANJUNGPINANG — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kampung Bulang RT 02/RW 02, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Sabtu (29/8/2026). Babinsa bersama personel gabungan dan sekitar 10 warga bergerak memadamkan api yang membakar sekitar 1,8 hektare lahan.
Titik api diketahui sekitar pukul 12.30 WIB setelah Babinsa Kelurahan Penyengat mendapat laporan dari Ketua RT 02/RW 02, Bambang. Mendapat informasi tersebut, Babinsa langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi kebakaran.
Setibanya di lokasi, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Babinpotdirga dan masyarakat langsung melakukan pemadaman secara manual. Upaya tersebut dilakukan untuk menghentikan pergerakan api agar tidak menjalar ke permukiman maupun lahan di sekitarnya.
Sebanyak 14 personel terlibat dalam penanganan kebakaran. Mereka terdiri dari satu personel Koramil 01/Kota, satu personel Polsek, dua personel Lanud dan 10 warga.
Dengan peralatan manual dan kerja bersama, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Proses penanganan berlangsung sekitar dua setengah jam sejak laporan pertama diterima.
Lokasi kebakaran tercatat berada pada koordinat 0.930621° lintang dan 104.416428° bujur. Berdasarkan pemantauan setelah pemadaman, api tidak merambat ke permukiman ataupun lahan lain.
Kebakaran diduga kembali muncul dari titik bekas kebakaran sebelumnya. Kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang turut meningkatkan risiko api kembali membesar dan menyebar.
Babinsa bersama unsur terkait meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan yang sebelumnya pernah terbakar.
Masyarakat juga diingatkan tidak membakar sampah maupun lahan secara sembarangan, termasuk menggunakan metode pembakaran saat membuka lahan.
Apabila menemukan asap atau titik api, warga diminta segera melapor kepada aparat agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Gerak cepat Babinsa, personel gabungan dan masyarakat membuat kebakaran seluas sekitar 1,8 hektare tersebut dapat dikendalikan sebelum meluas ke kawasan permukiman.
Hingga pemadaman selesai, kondisi lokasi dilaporkan aman dan terkendali.
Editor :Tim Sigapnews