Dandim 0317/TBK Hadiri Karimun Taja Tari, 2.000 Warga Padati Coastal Area
KARIMUN — DandiDandim 0317/TBK Letkol Inf Andit Franata, S.IP. menghadiri Malam Puncak Karimun Taja Tari 2026 di Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Sabtu (29/8/2026) malam.m 0317/TB
KARIMUN, SIGAPNEWS – Sekitar 2.000 warga memadati Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Sabtu (29/8/2026) malam, untuk menyaksikan malam puncak Karimun Taja Tari 2026. Dandim 0317/TBK Letkol Inf Andit Franata, S.IP., hadir bersama jajaran Forkopimda dalam festival budaya Melayu bertema “Melangkah Dengan Khazanah” tersebut.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.30 WIB. Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya kawasan panggung yang menjadi pusat pertunjukan seni dan lomba tari.
Dandim hadir bersama Bupati Karimun Ing H. Iskandarsyah, Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, ST., MM., Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, S.I.K., serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Festival tidak hanya menampilkan seni tari. Pemerintah Kabupaten Karimun juga mendorong kegiatan tersebut menjadi ruang promosi produk lokal dan penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Bupati Karimun Ing H. Iskandarsyah mengajak masyarakat memanfaatkan momentum festival untuk mendukung produk karya daerah.
“Kita tidak hanya ingin masyarakat menikmati hiburan tari dan musik, tetapi juga ikut mendukung dan membeli produk-produk lokal hasil kreativitas anak tempatan,” ujar Iskandarsyah.
Karimun Taja Tari 2026 turut menghadirkan seniman dari Indonesia, Malaysia dan Singapura. Keterlibatan seniman lintas negara tersebut memperkuat pertukaran budaya sekaligus memperkenalkan seni Melayu kepada masyarakat di kawasan regional.
Rangkaian acara diisi dengan doa, pemutaran video, sambutan kepala daerah, peresmian festival, pertunjukan tari tradisi, lomba kreasi berbasis joget musik Melayu, hingga penyerahan penghargaan kepada para pemenang.
Kehadiran Dandim 0317/TBK menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat secara luas. Festival juga menjadi ruang memperkuat kebersamaan dan menjaga warisan budaya Melayu di Kabupaten Karimun.
Setelah berlangsung sekitar tiga jam, seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 23.30 WIB. Selama acara berlangsung, situasi di kawasan Coastal Area terpantau aman, tertib dan kondusif.
Karimun Taja Tari 2026 sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM dan pelaku seni.
Editor :Tim Sigapnews