Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 06/Sukajadi Patroli dan Cek Lahan Rawan Terbakar
Pelda Misbahudin saat melaksanakan patroli dan pengecekan lahan di wilayah Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Sabtu (12/9/2026).
Pekanbaru - Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Babinsa Koramil 06/Sukajadi Kodim 0301/Pekanbaru dengan menyambangi langsung sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran.
Seperti dilakukan Pelda Misbahudin saat melaksanakan patroli dan pengecekan lahan di wilayah Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pelda Misbahudin turun langsung ke kawasan yang ditumbuhi semak, rumput tinggi serta terdapat ranting dan dahan kering. Kondisi vegetasi yang mengering menjadi perhatian karena dapat mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.
Di lokasi, Babinsa juga berkomunikasi dengan warga yang ditemuinya. Dirinya memberikan imbauan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran dalam membersihkan lahan.
“Langkah terpenting adalah pencegahan. Kondisi lahan yang banyak ditumbuhi semak dan terdapat material kering harus kita waspadai, terutama saat cuaca panas. Kami mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar karena api bisa dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan,” ujarnya.
Menurut Babinsa Kelurahan Tobek Godang, patroli dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat. Babinsa mengajak warga segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya karhutla.
Aprianto, salah seorang warga yang ditemui di lokasi mengapresiasi kehadiran Babinsa yang turun langsung melakukan pengecekan. Menurutnya, keberadaan aparat di lapangan membuat masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga lingkungan, khususnya ketika kondisi cuaca panas.
“Kami jadi lebih waspada. Kalau ada lahan yang kering seperti ini memang harus dijaga dan jangan sampai ada yang membakar sembarangan. Kalau api sudah besar, tentu sulit untuk dikendalikan,” kata Aprianto.
Sementara itu, Danramil 06/Sukajadi Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan patroli dan komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan karhutla yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Babinsa kami minta untuk terus berada di wilayah binaan, memantau kondisi lahan dan membangun komunikasi dengan masyarakat. Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran baru bergerak. Deteksi dan pencegahan sejak dini jauh lebih penting,” ujarnya.
Danramil menegaskan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak. Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila melihat adanya titik api.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Kami mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah munculnya titik api. Kalau ada potensi kebakaran, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin,” katanya.
Patroli tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran Babinsa di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla, khususnya pada kawasan yang memiliki vegetasi kering dan mudah terbakar.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi