Tim Gabungan Tuntaskan Pendinginan Karhutla di Kelurahan Pergam
BENGKALIS — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Rupat terus dilakukan secara terpadu. Koramil 04/Rupat bersama tim gabungan melaksanakan pendinginan titik asap di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Pergam, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Senin (21/9/2026).
Sasaran utama memastikan tidak ada lagi bara api maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Personel gabungan melakukan penyisiran di area terdampak sekaligus menyiram bagian lahan yang masih ditemukan mengeluarkan asap.
Pendinginan menjadi tahap penting dalam penanganan Karhutla, khususnya pada lahan yang memiliki material mudah terbakar. Bara yang tidak terlihat dari permukaan dapat bertahan di dalam tanah dan sewaktu-waktu kembali menyala apabila kondisi lingkungan mendukung.
Di lapangan, personel tidak hanya berfokus pada titik asap, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap kondisi sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya kembali titik api sekaligus memastikan area yang sebelumnya terbakar berada dalam kondisi aman.
.jpg)
Keterlibatan Koramil 04/Rupat bersama tim gabungan menunjukkan pentingnya sinergi antarpihak dalam menghadapi ancaman Karhutla. Penanganan tidak berhenti ketika api terlihat padam, tetapi dilanjutkan dengan pendinginan dan pemantauan hingga kondisi lahan dinyatakan aman.
Selain penanganan teknis, personel juga terus mengingatkan masyarakat agar berperan aktif dalam mencegah Karhutla. Warga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api maupun kepulan asap di sekitar permukiman dan kawasan lahan rawan terbakar.
Pencegahan menjadi bagian penting karena Karhutla tidak hanya mengancam kawasan hutan dan lahan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, menurunkan kualitas udara, serta menimbulkan dampak terhadap lingkungan apabila tidak segera dikendalikan.
Koramil 04/Rupat menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen. Aparat di lapangan akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi rawan terbakar, sementara masyarakat diharapkan menjadi bagian dari sistem deteksi dini dengan segera menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi kebakaran.
Dengan pendinginan dan pemantauan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan lokasi Karhutla di Kelurahan Pergam dapat benar-benar aman dan tidak kembali memunculkan titik api.
Kolaborasi, respons cepat, dan kepedulian masyarakat menjadi kunci untuk mencegah Karhutla kembali terjadi serta menjaga wilayah Rupat tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Editor :Tim Sigapnews