Danramil 03/Kundur Tegaskan Peran FKUB Cegah Gesekan Antarumat Beragama
Danramil 03/Kundur, Kapten CPL Eka Sepdiariawan Nasution, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas agama untuk menjaga stabilitas sosial saat menghadiri rapat pembentukan FKUB Kecamatan Kundur Utara.
KUNDUR – Komandan Koramil 03/Kundur, Kapten CPL Eka Sepdiariawan Nasution, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas agama untuk menjaga stabilitas sosial saat menghadiri rapat pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Kundur Utara di Gedung Rapat Kecamatan Kundur Utara, Senin (21/9/2026).
Rapat yang berlangsung pukul 09.00 WIB tersebut mempertemukan unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, KUA, kepala desa, serta tokoh agama dan masyarakat. Forum ini membahas langkah konkret memperkuat toleransi sekaligus mengantisipasi potensi gesekan di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Kapten CPL Eka Sepdiariawan Nasution mendorong FKUB mengambil peran lebih aktif, bukan sekadar menjadi wadah koordinasi, melainkan turut membangun komunikasi dan menyelesaikan persoalan melalui pendekatan dialog.
“Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, FKUB, dan elemen masyarakat untuk mengantisipasi potensi gesekan sosial serta mendorong FKUB agar lebih aktif melakukan dialog lintas agama, mediasi, dan kegiatan yang mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.
Ia menilai koordinasi antarlembaga dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan beragama yang damai. Melalui komunikasi yang terbuka, berbagai perbedaan diharapkan dapat dikelola secara bijaksana tanpa mengganggu keharmonisan masyarakat.
Selain membahas strategi penguatan kerukunan, rapat tersebut menetapkan susunan kepengurusan FKUB Kecamatan Kundur Utara periode 2026–2031. Tribowo, Kepala Desa TBB, dipercaya sebagai ketua, dengan Pono dan T. Nababan masing-masing menjabat wakil ketua bidang agama Buddha dan Kristen. Sementara itu, Ustadz Chandra ditetapkan sebagai sekretaris.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kundur Utara Murnizam, jajaran kepolisian, perangkat kecamatan, Kepala KUA, lurah dan kepala desa, serta tokoh agama dan masyarakat.
Melalui pembentukan FKUB, koordinasi lintas agama diharapkan semakin kuat dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat di wilayah Kundur Utara.
Editor :Tim Sigapnews