Babinsa Koramil 06/KTM Perketat Patroli Tapal Batas Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 06/KTM, Pratu Abdul Fikri, mengintensifkan patroli tapal batas di wilayah desa binaannya yang masuk kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Selasa. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi potensi titik api sejak dini sekaligus menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.
Pratu Abdul Fikri menyusuri sejumlah area yang dinilai memiliki potensi kebakaran. Patroli tidak hanya berfokus pada pemantauan kondisi lahan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat.
Dalam komunikasi sosial tersebut, Babinsa mengingatkan warga agar tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan metode pembakaran. Kebiasaan tersebut dinilai berisiko memicu api meluas, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung terjadinya kebakaran.
Babinsa juga mengajak masyarakat ikut mengambil peran dalam pencegahan Karhutla. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran lahan ataupun indikasi munculnya asap dan titik api di sekitar permukiman.
Patroli tapal batas dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mempersempit peluang terjadinya Karhutla. Pemantauan langsung juga memungkinkan potensi kebakaran diketahui lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.
Selain menjaga lingkungan, kegiatan tersebut memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Babinsa menempatkan warga sebagai bagian penting dalam sistem deteksi dini terhadap ancaman Karhutla.
Upaya pencegahan menjadi semakin penting karena kebakaran lahan tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, kesehatan, serta keamanan wilayah.
Melalui patroli dan komunikasi sosial yang berkelanjutan, Babinsa Koramil 06/KTM mendorong kesadaran bersama agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Sinergi aparat dan warga menjadi kunci untuk menjaga desa binaan tetap aman, tertib, serta bebas dari ancaman Karhutla.
Editor :Tim Sigapnews