KEBAKARAN HEBAT DI BAGANSIAPIAPI, 13 RUMAH WARGA DAN 1 KELENTENG LUDES TERBAKAR
SINERGI PEMADAMAN: Petugas gabungan TNI, pemadam kebakaran, dan warga saat berjibaku menjinakkan sisa kobaran api yang menghanguskan 13 rumah dan 1 kelenteng di Bagan Barat, Bangko, Rohil, Kamis (1/10/2026) malam. (Foto: Istimewa/Sigapnews)
SIGAPNEWS | BAGANSIAPIAPI – Kebakaran hebat kembali melanda kawasan padat penduduk di Kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir. Sedikitnya 13 unit rumah warga dan 1 bangunan tempat ibadah (kelenteng) di Jalan Haji Yahya, RT 016 RW 004, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, ludes dilalap si jago merah pada Kamis (1/10/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan laporan resmi Wadanramil 01/Bangko kepada Dandim 0321/Rohil, amukan api cepat membesar lantaran kondisi cuaca cerah yang disertai hembusan angin sangat kencang. Hal ini membuat kobaran api dengan mudah melompat dan menghanguskan bangunan di sekitarnya.
Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, di antaranya A Kiong (69) dan Tahan Purba (41) menyebutkan, kepulan asap tebal mendadak muncul dan langsung memicu kepanikan warga. Melihat situasi tersebut, Ketua RT setempat, Abner Pardede (69), segera mengomandoi warga sekitar untuk melakukan upaya evakuasi mandiri serta pemadaman awal secara swadaya guna mencegah meluasnya api.
Mendapat informasi insiden tersebut, aparat gabungan langsung bergerak sigap ke lokasi kejadian. Aksi tanggap darurat dipimpin oleh 2 orang Babinsa Koramil 01/Bangko Serda R. Turnip, bersama personel Damkar Pemkab Rohil Serma Edi dan Sertu Wisnu.
Upaya pemadaman intensif juga dibantu oleh tim Damkar Paguyuban Tionghoa Bagansiapiapi, serta dukungan penuh dari 1 unit mobil Damkar milik Kodim 0321/Rohil.
Berkat kerja keras dan sinergitas solid antara TNI, petugas pemadam, dan masyarakat di tengah kepungan angin kencang, amukan api akhirnya berhasil diredam dan diisolasi. Seluruh proses pemadaman secara keseluruhan dinyatakan selesai pada pukul 19.50 WIB.
Meskipun api utama sudah padam, petugas gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Mengingat masih ditemukannya bara dan nyala api kecil di beberapa titik bekas bangunan, Babinsa dan tim pemadam tetap bersiaga melakukan pemantauan ketat serta pendinginan berkala guna mengantisipasi munculnya kembali titik api (fire spot).
Pihak berwenang memastikan bahwa korban jiwa dalam peristiwa ini dinyatakan nihil. Kendati demikian, dampak kerusakan materiil akibat hangusnya 14 bangunan tersebut diperkirakan menelan kerugian yang sangat besar, mencapai Rp6.000.000.000,- (6 Miliar Rupiah).
Hingga berita ini diturunkan, penanganan lanjutan difokuskan pada pendataan menyeluruh terhadap tingkat kerusakan warga terdampak. Sementara itu, guna mengetahui penyebab pasti munculnya titik api awal, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bangko dijadwalkan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan saksi-saksi di lapangan.
Laporan: Sertu Andi J
Editor: Tim Sigapnews
Editor :Tim Sigapnews
Source : Tim Pendam XIX