Jaga Wilayah Tetap Aman, Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Gencarkan Patroli Karhutla
Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.06 WIB tersebut menyasar kawasan Jalan Ikan Raya KM 19 RT 02/RW 06, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru
Pekanbaru - Menyusuri jalan setapak yang dipenuhi semak dan rumput liar, Babinsa Muara Fajar Timur Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Widi Anugrah bersama anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan patroli untuk memastikan wilayah binaannya aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Jumat (2/10/2026).
Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.06 WIB tersebut menyasar kawasan Jalan Ikan Raya KM 19 RT 02/RW 06, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Dengan menggunakan satu unit sepeda motor, Serda Widi bersama dua anggota MPA menyusuri kawasan yang ditumbuhi semak belukar dan berada di sekitar lahan masyarakat.
Medan yang cukup rimbun dan agak becek tidak menjadi hambatan bagi tim untuk melakukan pengecekan. Serda Widi terlihat mengendarai motor trail dinas, sementara seorang warga turut mendampingi perjalanan tersebut. Setelah mencapai lokasi yang dipantau, mereka turun dari kendaraan dan memeriksa kondisi lahan secara langsung.
Di tengah semak yang cukup tinggi, Babinsa Kelurahan Muara Fajar Timur tampak menunjuk ke bagian tanah dan vegetasi sambil memberikan penjelasan kepada warga. Selain memeriksa kondisi lingkungan, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan sosialisasi mengenai bahaya Karhutla dan langkah pencegahannya.
Dia juga menjelaskan patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak ada indikasi kebakaran di kawasan yang memiliki banyak semak dan rumput liar. Pemantauan secara langsung diperlukan agar potensi munculnya api dapat diketahui sedini mungkin.
Widi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran ketika membersihkan lahan. Warga diminta menjaga lingkungan secara bersama-sama dan segera melaporkan kepada Babinsa atau aparat terkait apabila menemukan kepulan asap maupun titik api.
“Paling penting adalah pencegahan. Kalau masyarakat melihat asap atau tanda-tanda kebakaran, segera informasikan kepada Babinsa, MPA atau aparat terdekat. Jangan menunggu api membesar,” ujarnya.
Bagi warga yang ikut dalam patroli, kegiatan tersebut memberikan pemahaman langsung mengenai pentingnya menjaga kawasan dari potensi kebakaran. Warga juga menyatakan kesiapannya membantu melakukan pemantauan lingkungan dan memberikan informasi apabila menemukan kondisi yang mencurigakan.
Komunikasi langsung di lapangan juga membuat sosialisasi terasa lebih dekat. Warga tidak hanya menerima imbauan, tetapi dapat melihat bersama kondisi lahan yang memang perlu mendapat perhatian karena dipenuhi semak dan rumput liar.
Hasil pengecekan menunjukkan kondisi wilayah yang dipantau dalam keadaan aman. Tidak ditemukan hotspot, titik api maupun titik asap selama patroli berlangsung.
Danramil 08/Rumbai Barat Kapten Inf Simon Petrus Ginting saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Babinsa memiliki peran penting dalam melakukan pemantauan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat yang berada di wilayah binaan.
Ia menambahkan patroli secara berkala menjadi salah satu langkah untuk mengetahui kondisi wilayah sekaligus memastikan masyarakat memahami bahaya pembakaran lahan.
"Koordinasi baik antara Babinsa, MPA dan warga perlu terus diperkuat sehingga apabila terdapat indikasi kebakaran, informasi dapat disampaikan dengan cepat dan penanganan dapat segera dilakukan," terang Danramil.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 08 Rumbai Barat