Babinsa Mandau Ajak Warga Air Jamban Amalkan Nilai Pancasila
Babinsa Koramil 03/Mandau, Pelda Agus Liadi, melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kepada warga binaan di Kehidupan sehari-hari.
BENGKALIS, RIAU — Babinsa Koramil 03/Mandau, Pelda Agus Liadi, mengajak warga Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Minggu (4/10/2026).
Ajakan tersebut disampaikan saat Babinsa Mandau menggelar sosialisasi bersama warga binaan. Kegiatan itu tidak hanya membahas Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mendorong masyarakat menerapkannya melalui perilaku sehari-hari.
Pelda Agus Liadi menekankan bahwa persatuan, toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama merupakan bentuk nyata pengamalan Pancasila di lingkungan masyarakat.
“Pancasila menjadi perekat persatuan kita semua. Amalkan setiap silanya: beriman, beradab, bersatu, bekerja sama, dan peduli sesama. Dengan begitu, lingkungan kita damai, rukun, dan jauh dari perpecahan,” kata Pelda Agus Liadi.
Menurutnya, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari lingkungan terkecil. Sikap menghormati perbedaan, menjaga hubungan baik dengan tetangga dan membantu warga yang membutuhkan menjadi bagian dari penerapan nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Komandan Koramil 03/Mandau, Kapten Czi Suratmin, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa.
“Sosialisasi seperti ini terus kita laksanakan agar nilai luhur bangsa melekat di setiap hati warga. Pancasila adalah fondasi keutuhan negara, dan pengamalannya dimulai dari diri sendiri, di lingkungan tempat tinggal kita,” ujar Suratmin.
Kegiatan Babinsa Mandau bersama warga Air Jamban berlangsung tertib dan aman. Interaksi langsung tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat.
Melalui kegiatan itu, warga diharapkan tidak berhenti memahami Pancasila secara teori, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sosial. Semangat persatuan dan gotong royong diharapkan tetap menjadi kekuatan masyarakat Bengkalis dalam menjaga lingkungan yang harmonis dan kondusif.
Editor :Tim Sigapnews