Cegah Karhutla, Babinsa 03/Tpl dan Warga Tetap Sisir Tapal Batas Meski Mendung
Sertu Ichlas bersama warga memilih tetap bergerak memastikan kawasan tapal batas Sungai Gantang terpantau dan ancaman karhutla dapat ditekan sejak dini.
KEMPAS - Cuaca mendung tidak menyurutkan langkah Babinsa Koramil 03/Tempuling, Sertu Ichlas Manalu, bersama warga melakukan patroli tapal batas untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu (4/10/2026).
Patroli dilakukan dengan menyusuri kawasan tapal batas dan area yang dinilai perlu mendapat perhatian. Sertu Ichlas mengajak warga melihat langsung kondisi lahan sekaligus memastikan tidak ada tanda-tanda munculnya titik api.
Meski langit tertutup awan, kewaspadaan tetap dijaga. Bagi Babinsa, kondisi cuaca tidak menjadi alasan untuk menghentikan pemantauan karena perubahan kondisi di lapangan dapat berlangsung cepat.
“Kami tetap melakukan patroli meskipun cuaca sedang mendung. Pencegahan harus dilakukan sebelum muncul api, bukan menunggu sampai kebakaran terjadi,” ujar Sertu Ichlas Manalu.
Dalam patroli tersebut, Babinsa juga mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di sekitar lahan yang mudah terbakar. Warga diminta segera menyampaikan informasi apabila melihat asap maupun tanda awal kebakaran.
Menurut Sertu Ichlas, keterlibatan warga menjadi kekuatan penting dalam upaya pencegahan. Masyarakat berada paling dekat dengan lingkungan sehingga dapat menjadi pihak pertama yang mengetahui apabila terjadi perubahan kondisi di wilayahnya.
“Warga merupakan mata dan telinga di lapangan. Kalau ada asap atau kejadian yang mencurigakan, jangan menunggu api membesar. Segera laporkan agar bisa ditangani lebih cepat,” katanya.
Selain menyusuri kawasan tapal batas, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian sejak tingkat desa. Babinsa dan warga tidak hanya mengawasi kondisi lahan, tetapi juga menjaga komunikasi agar informasi dapat bergerak cepat.
Patroli berlangsung dengan pendekatan langsung kepada masyarakat. Cara tersebut membuat upaya pencegahan tidak berhenti pada imbauan, tetapi diterapkan melalui pengecekan kondisi wilayah secara nyata.
Editor :Tim Sigapnews