Bangun Kedekatan Tanpa Sekat, Babinsa Kedung Sari Pilih Ngopi Bersama Warga
Serma Kusman Darmanto duduk santai mengelilingi meja kecil bersama sekitar lima hingga enam warga yang mayoritas bapak-bapak dan tokoh masyarakat.
Pekanbaru - Secangkir kopi, sarapan pagi dan obrolan ringan menjadi cara Babinsa Koramil 06/Sukajadi, Kodim 0301/Pekanbaru, Serma Kusman Darmanto membangun kedekatan dengan warga di Jalan Wijaya, Kelurahan Kedung Sari, Kecamatan Sukajadi, Senin (5/10/2026).
Tidak ada suasana resmi dalam pertemuan tersebut. Serma Kusman Darmanto duduk santai mengelilingi meja kecil bersama sekitar lima hingga enam warga yang mayoritas bapak-bapak dan tokoh masyarakat. Di atas meja bertaplak plastik hijau terlihat gelas kopi, piring dan toples minuman yang menemani percakapan pagi mereka.
Suasana semakin cair ketika obrolan berlangsung diselingi senyum. Beberapa warga bahkan terlihat menghadap kamera sambil mengacungkan jempol, menggambarkan suasana akrab antara Babinsa dengan masyarakat yang ditemuinya.
Di tengah rutinitas warga menikmati kopi dan sarapan, Komsos menjadi ruang terbuka bagi Babinsa untuk mendengar berbagai cerita, keluh kesah serta informasi langsung dari masyarakat mengenai kondisi di wilayah binaannya.
“Ngopi dan sarapan bersama warga seperti ini justru membuat komunikasi menjadi lebih santai dan terbuka. Kami bisa mendengar langsung apa yang menjadi perhatian warga, sekaligus mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan,” ujar Kusman Darmanto.
Bagi Babinsa Kelurahan Kedung Sari, duduk bersama warga di warung kopi bukan sekadar mengisi waktu pagi. Interaksi tersebut merupakan bagian dari metode pembinaan teritorial untuk mendekatkan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat dan para sesepuh di lingkungan setempat.
“Babinsa harus bisa hadir di tengah masyarakat dalam berbagai suasana. Dari obrolan sederhana seperti ini, banyak informasi yang bisa kami terima. Kami juga dapat menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, mengingatkan masyarakat agar ikut mencegah Karhutla dan bersama-sama menjaga kerukunan,” katanya.
Sanjaya, salah seorang warga mengaku senang dengan pola pendekatan seperti itu. Kehadiran Babinsa yang ikut duduk, ngopi dan sarapan bersama warga dinilai membuat komunikasi terasa lebih dekat tanpa sekat.
“Senang rasanya bisa ngopi dan sarapan bersama Babinsa. Suasananya santai dan penuh kekeluargaan. Kami bisa ngobrol langsung, menyampaikan informasi maupun keluhan yang ada di lingkungan. Kehadiran Babinsa di tengah warga seperti ini membuat kami merasa diperhatikan,” ujar Sanjaya.
Danramil 06/Sukajadi, Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerja, Senin (5/10/2026), mengatakan kehadiran Babinsa di tengah warga merupakan bagian penting dari pembinaan wilayah.
“Babinsa harus mampu membangun komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai cara. Tidak selalu harus dalam pertemuan resmi. Duduk bersama warga, ngopi dan sarapan pun dapat menjadi sarana untuk mendapatkan informasi sekaligus membangun kedekatan,” ujarnya.
Tayung menjelaskan komunikasi langsung membuat Babinsa lebih mudah memahami kondisi masyarakat dan perkembangan yang terjadi di wilayah binaan.
“Dari komunikasi seperti ini, Babinsa dapat mendengar langsung informasi, keluh kesah maupun persoalan yang dirasakan masyarakat. Sebaliknya, Babinsa juga dapat menyampaikan pesan Kamtibmas, mengajak warga menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk bersama-sama mencegah Karhutla,” katanya.
Kapten Tayung menilai tokoh masyarakat dan para sesepuh memiliki posisi penting dalam menjaga keharmonisan lingkungan. Karena itu, kedekatan Babinsa dengan mereka perlu terus dipelihara sebagai bagian dari pembinaan teritorial.
“Tokoh masyarakat, para sesepuh dan seluruh warga merupakan mitra penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah. Komunikasi yang baik harus terus dibangun agar setiap persoalan dapat diketahui lebih awal dan disikapi bersama,” tuturnya.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi