Patroli Rutin Babinsa dan MPA, Upaya Koramil 06/Sukajadi Tekan Risiko Karhutla
Babinsa Koramil 06/Sukajadi, Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Parjo terus mengintensifkan patroli dan pemantauan wilayah sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pekanbaru - Kabut asap yang masih menyelimuti Kota Pekanbaru menjadi perhatian serius karena berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. Sejumlah warga dilaporkan mengalami gangguan pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), sementara kegiatan belajar sebagian siswa harus dilakukan dari rumah atau diliburkan akibat kondisi udara.
Menyikapi situasi tersebut, Babinsa Koramil 06/Sukajadi, Kodim 0301/Pekanbaru, Serka Parjo terus mengintensifkan patroli dan pemantauan wilayah sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari sesuai instruksi komando atas, termasuk di wilayah Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Binawidya, Rabu (14/10/2026).
Patroli yang dimulai pukul 11.00 WIB itu menyasar Jalan Air Hitam, Jalan Darma Bakti, Jalan Fajar Ujung RT 02/RW 02, Jalan Punak Dalam RT 01/RW 02, serta Jalan Samsul Bahri.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Parjo bersama seorang anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) memantau kondisi lingkungan sekaligus menyosialisasikan langkah pencegahan kebakaran kepada masyarakat.
Serka Parjo menegaskan bahwa pemantauan secara berkelanjutan diperlukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sejak dini. Ia mengajak masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, menghindari tindakan yang dapat memicu api, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi kebakaran.
“Patroli dan pemantauan wilayah terus kami lakukan setiap hari sesuai instruksi komando atas. Ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mengantisipasi karhutla. Kami juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penelusuran di lokasi patroli, tidak ditemukan titik panas (hotspot), titik api, maupun titik asap selama pemantauan berlangsung. Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat kabut asap masih menjadi persoalan perlu diantisipasi bersama.
Deni, salah seorang warga menyambut baik patroli tersebut dan berharap pemantauan terus dilakukan untuk mencegah kebakaran yang dapat memperburuk kualitas udara. Ia juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan serta tidak melakukan pembakaran yang berisiko menimbulkan asap.
Secara terpisah, Danramil 06/Sukajadi, Kapten Inf Tayung, saat ditemui di ruang kerja menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan personel dan dukungan masyarakat.
Ia mengarahkan Babinsa untuk terus memantau wilayah binaan, memberikan edukasi kepada warga, serta memperkuat koordinasi dengan MPA dan unsur terkait.
Menurut Tayung, patroli dan sosialisasi merupakan langkah preventif yang harus dijalankan secara konsisten agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti.
Melalui upaya tersebut, Koramil 06/Sukajadi terus mendorong sinergi TNI, MPA dan masyarakat dalam mencegah karhutla. Kewaspadaan bersama diharapkan mampu menekan risiko kebakaran sekaligus melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat dari dampak asap.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 06 Sukajadi