Distribusi Material Tak Surut, Babinsa Kawal Pembangunan Jembatan Garuda di Sungai Gayung Kiri
Pendistribusian material pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Sungai Gayung Kiri, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus berlangsung. Meski menghadapi tantangan geografis wilayah kepulauan, proses pengiriman material tetap berjalan demi mempercepat penyelesaian jembatan yang menghubungkan Desa Tanjung Medang dengan Desa Sungai Gayung Kiri.
Pendistribusian material menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan tersebut. Letak Desa Sungai Gayung Kiri yang berada di wilayah kepulauan membuat pengangkutan material membutuhkan proses yang tidak mudah. Material harus didatangkan dari luar daerah melalui jalur laut menggunakan kempang, kemudian dilanjutkan melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan motor gerobak menuju lokasi pembangunan.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Babinsa Koramil 02/Tebing Tinggi, Kopka Masran, terus mengawal dan memantau pendistribusian material di lapangan. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari pendampingan TNI AD untuk memastikan proses pembangunan terus bergerak dan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Kopka Masran menyampaikan bahwa kendala transportasi dan kondisi geografis tidak menyurutkan semangat seluruh pihak untuk melanjutkan pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Pendistribusian material memang membutuhkan tenaga, waktu, dan koordinasi ekstra karena harus melalui jalur laut dan dilanjutkan dengan jalur darat. Namun, kami tetap optimistis dan terus mengawal prosesnya agar pembangunan jembatan ini berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai target,” ungkap Kopka Masran.
Ia menambahkan, pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses penghubung antara Desa Tanjung Medang dan Desa Sungai Gayung Kiri.
“Kami berharap seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan dengan baik. Jembatan ini nantinya diharapkan mempermudah mobilitas warga, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, semangat kebersamaan dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih ini menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan warga di wilayah kepulauan.
Dengan terus didistribusikannya material dan pendampingan Babinsa di lapangan, pembangunan jembatan di Desa Sungai Gayung Kiri diharapkan dapat berjalan lancar hingga selesai, membuka akses yang lebih baik, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.(Ramil02TT)
Editor :Tim Sigapnews







