Babinsa Muara Fajar Timur Kawal Fogging, Warga Diingatkan Waspadai DBD Saat Musim Hujan
Pekanbaru – Upaya menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman demam berdarah dengue (DBD) terus dilakukan melalui sinergi aparat kewilayahan dan pemerintah setempat. Babinsa Koramil 08/Rumbai Barat Kodim 0301/Pekanbaru, Serda Widi Anugrah, turun langsung memantau kegiatan pengasapan atau fogging yang dilaksanakan Pemerintah Kota Pekanbaru di Jalan Yos Sudarso KM 20, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Selasa (27/10/2026).
Pemantauan yang dimulai pukul 13.33 WIB tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap langkah pencegahan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, terutama saat musim hujan yang berpotensi meningkatkan keberadaan tempat perkembangbiakan nyamuk.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan Kasi Pemerintahan Kelurahan Muara Fajar Timur, Ketua RW 06, pegawai kantor lurah, masyarakat setempat, serta empat personel fogging dari Pemerintah Kota Pekanbaru.
Serda Widi Anugrah menyampaikan bahwa penanganan potensi penyebaran DBD memerlukan keterlibatan semua pihak. Menurutnya, pelaksanaan fogging perlu diiringi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk.
Ia juga mengajak warga untuk rutin memeriksa lingkungan rumah, khususnya saluran air, tempat penampungan air, dan barang-barang bekas yang berisiko menampung air hujan.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah DBD. Fogging merupakan salah satu langkah pengendalian, tetapi kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan harus terus dilakukan agar perkembangbiakan nyamuk dapat ditekan,” ujarnya.
Selain memantau pelaksanaan kegiatan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan mendorong kepedulian bersama terhadap persoalan kesehatan lingkungan.
Sementara itu, Danramil 08/Rumbai Barat Kapten Inf Simon Petrus Ginting menegaskan bahwa upaya pencegahan penyakit di wilayah binaan membutuhkan kerja sama yang berkesinambungan antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.
Ia menilai, partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat diperlukan agar langkah pencegahan tidak berhenti pada kegiatan penyemprotan saja, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari.
“Sinergi seluruh unsur sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kami mengimbau masyarakat agar menerapkan langkah 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas, serta melakukan upaya tambahan untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk,” tegasnya.
Melalui pemantauan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat Kelurahan Muara Fajar Timur dalam melakukan pencegahan DBD semakin meningkat. Dengan lingkungan yang terawat dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, potensi penyebaran penyakit dapat diminimalkan serta kesehatan warga tetap terjaga.
Editor :Pendam XIX
Source : Koramil 08 Rumbai Barat









