Koramil 04/Kubu Bersama Manggala Agni Bentuk MPA, Perkuat Pencegahan Karhutla di Rohil
ROKAN HILIR – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak cukup hanya mengandalkan petugas pemadam. Kesiapsiagaan masyarakat di tingkat kepenghuluan menjadi kunci agar kebakaran dapat dicegah sebelum meluas.
Langkah tersebut mulai diperkuat melalui pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kepenghuluan Sungai Daun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu melibatkan Babinsa Koramil 04/Kubu, personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan, pemerintah kepenghuluan, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat.
Babinsa Koramil 04/Kubu, Sertu Hendi Prasetiyo, turut hadir bersama perwakilan Manggala Agni, Herman, dan Penghulu Sungai Daun, Sudirman. Sejumlah kepala dusun, ketua RT/RW, Bhabinkamtibmas Aiptu Ibnu, serta calon anggota MPA juga mengikuti kegiatan tersebut.
Pembentukan MPA ini menjadi langkah penting untuk membangun keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam permukiman, perkebunan, serta aktivitas warga.
Selain membentuk kelompok masyarakat peduli api, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi Karhutla. Masyarakat didorong untuk meningkatkan kewaspadaan, memahami bahaya kebakaran, serta berperan aktif melakukan pencegahan di wilayah masing-masing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Manggala Agni, sambutan Penghulu Sungai Daun sekaligus pembukaan pembentukan MPA, serta penyerahan perlengkapan secara simbolis kepada anggota MPA.
Penyerahan perlengkapan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kesiapan masyarakat dalam menjalankan tugas pencegahan dan penanganan awal apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Kehadiran Babinsa bersama unsur terkait juga memperlihatkan pentingnya sinergi TNI, petugas kehutanan, pemerintah kepenghuluan, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga wilayah dari ancaman Karhutla.
Melalui pembentukan MPA, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima sosialisasi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam mendeteksi potensi kebakaran, menyampaikan informasi secara cepat, dan membantu mencegah api meluas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Editor :Tim Sigapnews








