Kodim 0321/Rohil Dukung Bantuan PKMK Agrinas untuk Anak Penderita Stunting
PT Agrinas Palma Nusantara menyalurkan bantuan susu dan PKMK bagi anak-anak penderita stunting di Kabupaten Rohil, Jumat (30/10/2026).
ROKAN HILIR – PT Agrinas Palma Nusantara menyalurkan bantuan susu dan Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi anak-anak penderita stunting di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (30/10/2026). Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut mendapat dukungan Kodim 0321/Rohil dan Pemerintah Kabupaten Rohil.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Rohil, Jalan Lintas Pesisir Sungai Rokan, Bagansiapiapi. Pasi Ops Kodim 0321/Rohil Kapten Arh. S. Siregar hadir mewakili Dandim Letkol Inf. M. Ricky Prawiratama Putra Prima Abdul Gafur Akbar.
Regional Head Hubungan Kelembagaan PT Agrinas Palma Nusantara Regional 3 Riau, Mayjen TNI Handoko Nurseta, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penanganan stunting.
"Pemberian susu, Pangan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) merupakan salah satu langkah membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak penderita stunting sesuai kondisi dan kebutuhan medis masing-masing," ucapnya.
Program TJSL ini menjangkau empat kabupaten di Riau, yakni Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu. Khusus di Rohil, penyaluran bantuan dilakukan melalui Puskesmas Bagansiapiapi dan Panipahan.
Sekretaris Daerah Rohil H. Sarman Syahroni, S.T., M.IP., yang mewakili bupati, mengapresiasi kontribusi Agrinas. Namun, ia berharap cakupan penerima bantuan bertambah agar lebih banyak masyarakat memperoleh manfaat.
"Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap cakupan program bantuan diperluas dengan menambah jumlah puskesmas penerima manfaat, mengingat penanganan stunting masih membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan berbagai pihak," tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf. M. Ricky Prawiratama Putra Prima Abdul Gafur Akbar menegaskan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
"Persoalan stunting membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, tenaga kesehatan maupun masyarakat, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perhatian sejak dini. Karena itu, pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan dan pendampingan terhadap anak-anak penderita stunting harus dilakukan secara berkelanjutan," ungkapnya.
Bantuan susu dan PKMK kemudian diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. Dandim juga berharap tenaga kesehatan melakukan pendampingan dan pengawasan agar bantuan digunakan sesuai kebutuhan medis anak.
Editor :Yefrizal
