Cegah PMK Meluas, Babinsa Koramil 01/Bkn Datangi Peternak
Koramil 01/Bkn – Babinsa Desa Empat Balai, Sertu Boifamalo Gea turun langsung melakukan sosialisasi sekaligus pengecekan hewan ternak milik warga untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kaki (PMK), Kamis (7/5/2026) pagi. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di RT 01 RW 02 Dusun Pulau Balai, Desa Empat Balai, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mendatangi kandang ternak milik Ujang (52), salah satu peternak warga setempat. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan ternak sekaligus memberikan edukasi kepada warga terkait gejala awal PMK yang dapat menyerang sapi maupun kambing.
Babinsa terlihat memeriksa kondisi fisik ternak, mulai dari bagian mulut, kuku hingga aktivitas makan hewan. Langkah itu dilakukan sebagai upaya pencegahan dini agar penyakit tidak menyebar ke peternakan warga lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan ternak mengalami gejala seperti luka pada mulut, air liur berlebihan atau hewan sulit berjalan,” ujar Babinsa saat memberikan sosialisasi kepada warga.
Selain pemeriksaan, warga juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang dan membatasi keluar masuk hewan ternak dari daerah lain tanpa pemeriksaan kesehatan.
Ujang mengaku senang dengan adanya pengecekan langsung dari aparat kewilayahan. Menurutnya, langkah tersebut membuat peternak lebih waspada terhadap ancaman PMK yang dapat merugikan ekonomi masyarakat.
“Kami jadi lebih paham tanda-tanda PMK dan cara pencegahannya. Mudah-mudahan ternak warga di sini tetap sehat,” kata Ujang.
Babinsa menegaskan, kegiatan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala di wilayah binaan guna memastikan kondisi ternak tetap aman dan terbebas dari masyarakat PMK. Upaya itu juga menjadi bagian dari langkah cepat aparat teritorial bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi peternak di wilayah Kecamatan Kuok.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Koramil 01/Bangkinang