Kempas Siaga Karhutla, Babinsa Koramil 03/Tempuling Turut Perkuat Pasukan Siaga
KEMPAS — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai diantisipasi serius di Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (25/5/2026). Aparat TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan, perusahaan, hingga masyarakat peduli api (MPA) turun langsung mengikuti Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 di Jalan Lintas Enok–Tembilahan.
Sejak pagi, barisan personel gabungan tampak memenuhi lokasi apel. Seragam loreng TNI, kepolisian, petugas pemadam, hingga relawan MPA berdiri berjejer menandai kesiapan menghadapi musim rawan kebakaran lahan yang diperkirakan meningkat dalam beberapa bulan ke depan.
Babinsa Koramil 03/Tempuling, Serka Ng. Sipayung, hadir mewakili Danramil Tempuling dalam kegiatan tersebut. Apel dipimpin unsur Forkopimcam bersama instansi terkait sebagai bentuk penguatan koordinasi lintas sektor menghadapi potensi karhutla di wilayah Kempas.
Camat Kempas Zakaria menegaskan, kesiapsiagaan harus dilakukan sejak dini agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.
“Kita tidak boleh lengah. Pencegahan harus lebih diutamakan dibanding penanganan setelah kebakaran terjadi. Semua unsur harus bergerak bersama,” tegas Zakaria dalam amanatnya.
Kapolsek Kempas Iptu Danu Kusworo juga meminta seluruh elemen masyarakat aktif melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan secara sengaja.
“Karhutla bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat. Karena itu pengawasan dan patroli akan terus ditingkatkan,” ujarnya.
Selain aparat TNI-Polri, kegiatan ini turut dihadiri seluruh kepala desa se-Kecamatan Kempas, organisasi Banser, Manggala Agni Rengat, tim pemadam kebakaran PT RSL, tenaga kesehatan dari Puskesmas Harapan Tani, serta personel MPA desa.
Usai apel, petugas gabungan melakukan pengecekan perlengkapan pemadaman dan kesiapan personel di lapangan. Sejumlah peralatan seperti mesin pompa air, selang pemadam, hingga kendaraan operasional turut diperiksa untuk memastikan dapat digunakan sewaktu-waktu.
Kehadiran seluruh unsur dalam apel siaga ini menjadi sinyal kuat bahwa Kecamatan Kempas tidak ingin kecolongan menghadapi ancaman karhutla tahun 2026. Kolaborasi lintas instansi dinilai menjadi kunci utama untuk menekan munculnya titik api di wilayah rawan kebakaran.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 03/Tempuling