Listrik padam dua Hari,Aktivitas Yonif TP 952/IB Terganggu
seorang teknisi yang sedang bekerja memperbaiki jaringan kabel di atas tiang listrik pada malam hari.di yonif tp 952/IB Untuk keselamatan, ia menggunakan sabuk pengaman ungu yang mengikat tubuhnya ke tiang, serta headlamp di kepala sebagai penerangan
Pemadaman listrik yang terjadi selama dua hari berturut-turut di kawasan Yonif TP 952/IB mengganggu berbagai aktivitas personel dan operasional satuan. Kondisi tersebut dikeluhkan karena aliran listrik padam dalam waktu cukup lama tanpa kepastian normalisasi yang jelas.
Peristiwa pemadaman terjadi sejak dua hari terakhir di lingkungan markas batalyon. Sejumlah kegiatan administrasi, komunikasi, hingga aktivitas personel di barak disebut ikut terdampak akibat gangguan pasokan listrik tersebut.
Salah seorang personel di lingkungan batalyon mengatakan pemadaman membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak maksimal, terutama pada malam hari. “Sudah dua hari listrik sering padam. Aktivitas jadi terganggu karena banyak kebutuhan bergantung pada listrik,” ujarnya.
Selain menghambat aktivitas internal, kondisi itu juga memengaruhi kenyamanan personel yang berada di asrama. Beberapa ruangan menjadi gelap pada malam hari, sementara penggunaan perangkat elektronik dan jaringan komunikasi ikut terkendala.
Menurut keterangan yang diperoleh, pemadaman diduga terjadi akibat gangguan pada jaringan listrik di wilayah sekitar. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab pasti maupun waktu normalisasi aliran listrik di kawasan tersebut.
Sejumlah personel berharap pihak terkait segera mengambil langkah cepat agar pasokan listrik kembali stabil. “Kami berharap listrik bisa segera normal supaya kegiatan berjalan lancar kembali,” kata seorang personel lainnya.
Meski berada dalam kondisi terbatas akibat pemadaman, kegiatan utama satuan tetap berjalan. Personel tetap melaksanakan tugas dan aktivitas rutin dengan memanfaatkan fasilitas darurat yang tersedia.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi listrik di lingkungan Yonif TP 952/IB dilaporkan masih belum sepenuhnya stabil.
Editor :Tim Sigapnews