TMMD Ke-128 DI BENGKALIS RESMI DI TUTUP
TMMD Ke-128 BENGKALIS Resmi Berakhir: Daerah Terima Pembangunan Infrastruktur dan Penguatan Kemandirian Desa
BENGKALIS – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup secara serentak pada Kamis, 21 Mei 2026, setelah berlangsung selama 30 hari mulai 22 April lalu . Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” ini dilaksanakan di 47 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, mencakup daerah tertinggal, terdepan, dan terluar .
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan . Di berbagai lokasi sasaran, pekerjaan fisik dan kegiatan pemberdayaan masyarakat telah rampung mencapai 100 persen dan langsung memberikan manfaat nyata.
Di Kabupaten Bengkalis, Riau, misalnya, kegiatan berpusat di Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir. Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan bahwa TMMD bukan hanya membangun jalan atau jembatan, tetapi juga mempererat persatuan dan semangat gotong royong antara aparat dan rakyat . “Pembangunan harus dimulai dari desa, dengan semangat kebersamaan,” ujarnya saat memimpin upacara penutupan .
Sasaran pembangunan fisik yang diselesaikan meliputi:
- Peningkatan dan pengerasan jalan desa serta jalan usaha tani, dengan panjang total mencapai ribuan meter di setiap lokasi, guna melancarkan akses transportasi dan distribusi hasil bumi .
- Pembangunan saluran air, jembatan penghubung, serta fasilitas air bersih dan sanitasi dasar .
- Rehabilitasi rumah tidak layak huni, tempat ibadah, balai desa, dan fasilitas umum lainnya .
Selain pekerjaan fisik, juga dilaksanakan kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, peningkatan ketahanan pangan, pelatihan keterampilan kerja, serta penyuluhan hukum dan wawasan kebangsaan .
Salah satu lokasi pelaksanaan lainnya adalah Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Bengkalis. Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr.Agustatius Sitepu menyampaikan bahwa sinergitas lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini. “Seluruh sasaran yang ditetapkan telah diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujarnya .
Hal serupa juga terjadi di Purwarkarta, Jawa Barat, di mana pembangunan difokuskan di tiga desa di Kecamatan Pinggir. Kepala Staf Kodam III Siliwangi menyatakan bahwa program ini memang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, guna mempercepat pemerataan pembangunan di daerah pedesaan .
Warga di berbagai lokasi sasaran menyambut gembira dan mengapresiasi kegiatan ini. Jalan yang dulunya rusak dan sulit dilalui saat hujan kini sudah beraspal dan kuat, akses ke ladang serta pasar menjadi jauh lebih mudah dan cepat.
Editor :Tim Sigapnews
Source : YONIF TP 952 IMAM BULQIN