Brigif TP 89/GG melaksanakan upacara gabungan hari lahir bersama Yonif TP 851/BBC
Dokumentasi kegiatan upacara hari lahir pancasila
SIAK SRI INDRAPURA, 1 Juni 2026 — ratusan prajurit Brigif TP 89/GG dan Yonif TP 851/BBC mengikuti Upacara Gabungan Peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan upacara Markas Brigif TP 89/GG, Senin (1/6). Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat itu menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen prajurit dalam menjaga ideologi Pancasila di tengah berbagai tantangan zaman.
Upacara dimulai tepat pada pagi hari dengan diikuti seluruh personel gabungan. Sejak awal pelaksanaan, suasana berlangsung tertib dan penuh disiplin. Barisan prajurit berdiri tegap di bawah komando upacara, menunjukkan kesiapan dan loyalitas mereka terhadap bangsa dan negara.
Dalam amanat yang dibacakan pada upacara tersebut, ditekankan bahwa Pancasila bukan sekedar dasar negara, melainkan juga pedoman hidup yang harus terus dijaga, diamalkan, dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa. Penegasan itu menjadi pesan utama di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi yang berpotensi mempengaruhi nilai-nilai kebangsaan.
Komandan upacara menegaskan bahwa Peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, setiap prajurit harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan disiplin, dan mempertebal semangat pengabdian kepada bangsa serta negara. Pancasila adalah fondasi utama yang tidak boleh tergeser oleh ideologi apa pun,” tegasnya.
Kegiatan gabungan ini juga menjadi sarana mempererat soliditas antar satuan. Kehadiran personel Brigif TP 89/GG dan Yonif TP 851/BBC dalam satu formasi menunjukkan kekompakan serta kesiapan jajaran dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain pelaksanaan upacara, para prajurit juga mendapatkan perlindungan wawasan kebangsaan melalui amanat yang menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pesan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif menghadapi berbagai ancaman nonmiliter yang berkembang di era digital.
Salah seorang peserta upacara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan motivasi sekaligus pengingat akan tanggung jawab sebagai prajurit.
“Kami diingatkan kembali bahwa tugas menjaga negara tidak hanya dilakukan melalui kekuatan fisik, tetapi juga dengan menjaga nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil,” ujarnya.
Pelaksanaan upacara berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Tidak hanya menjadi agenda peringatan tahunan, kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa semangat Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman utama bagi setiap prajurit dalam menjalankan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Brigif TP 89/GG