Karhutla Jadi Prioritas, Babinsa 07/Reteh Rutin Patroli di Wilayah Binaan
Babinsa Koramil 07/Reteh, Serka Yadi Yanto, memimpin patroli tapal batas sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasenggerahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir.
SUNGAI BATANG, INHIL – Babinsa Koramil 07/Reteh, Serka Yadi Yanto, memimpin patroli tapal batas sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pasenggerahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (5/6/2026) pukul 08.30 WIB. Patroli yang melibatkan empat personel gabungan tersebut berhasil memastikan kondisi wilayah tetap aman dengan hasil pemantauan menunjukkan nihil titik api.
Kegiatan yang menjadi prioritas di wilayah binaan itu dilakukan dengan menyusuri sejumlah area perbatasan dan lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan terhadap kebakaran lahan. Bersama tiga warga binaan, Serka Yadi Yanto melakukan pemantauan langsung guna memastikan tidak ada indikasi kebakaran maupun aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.
Selain patroli lapangan, tim juga aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan. Warga diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, lingkungan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif yang terus digencarkan Koramil 07/Reteh untuk menekan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya memasuki periode cuaca yang berpotensi meningkatkan kerawanan karhutla.
Serka Yadi Yanto menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pencegahan karhutla di wilayah binaan.
“Patroli tapal batas dan sosialisasi karhutla terus kami laksanakan secara rutin karena menjadi prioritas di wilayah binaan. Alhamdulillah, hasil pemantauan hari ini tidak ditemukan titik api. Kami berharap masyarakat tetap peduli dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran,” ujar Serka Yadi Yanto.
Menurutnya, sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran lahan. Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, potensi munculnya titik api dapat dideteksi lebih awal sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Selama patroli berlangsung, kondisi wilayah Desa Pasenggerahan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan asap maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil