Sosialisasi Perlindungan Anak, Babinsa 03/Tempuling Dorong Lingkungan Aman
TEMPULING – Upaya mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan terus diperkuat di Kecamatan Tempuling. Pada Jumat (5/6/2026), Babinsa Koramil 03/Tempuling Serka Wisnu Hartono menghadiri kegiatan Sosialisasi Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan bagi siswa SD dan SMP yang digelar di Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan tersebut diikuti para pelajar, guru, serta sejumlah pemangku kepentingan pendidikan. Sosialisasi difokuskan pada peningkatan pemahaman siswa mengenai hak-hak anak, bentuk-bentuk kekerasan yang perlu diwaspadai, serta langkah yang harus dilakukan apabila menjadi korban maupun saksi tindak kekerasan.
Sejak kegiatan dimulai, peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Para narasumber mengingatkan bahwa kasus perundungan, kekerasan fisik maupun verbal masih menjadi ancaman yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan proses belajar di sekolah.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan TNI terhadap terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Selain mengikuti jalannya sosialisasi, Serka Wisnu Hartono juga berinteraksi dengan peserta untuk memberikan motivasi agar berani melaporkan setiap bentuk tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Anak-anak harus memahami bahwa setiap tindakan kekerasan memiliki dampak serius. Jangan takut melapor kepada guru, orang tua, atau pihak yang berwenang apabila mengalami atau melihat kejadian kekerasan,” ujar Serka Wisnu Hartono.
Menurutnya, pencegahan kekerasan terhadap anak tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat agar anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan mereka.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sejak dini mengenai pentingnya perlindungan anak. Dengan meningkatnya pemahaman para siswa, diharapkan angka kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan dapat ditekan serta tercipta budaya saling menghormati di kalangan pelajar.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian sosialisasi berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari peserta yang hadir.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 03/Tempuling