Koramil 07/Reteh: Babinsa Patroli Tapal Batas dan Sosialisasi Karhutla, Begini Aksinya
Babinsa Koramil 07/Reteh, Sertu Bendri A, bersama tiga warga binaan melaksanakan patroli tapal batas sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.
RETEH, INHIL – Babinsa Koramil 07/Reteh, Sertu Bendri A, bersama tiga warga binaan melaksanakan patroli tapal batas sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (6/6/2026) pukul 08.13 WIB. Patroli yang memastikan wilayah perbatasan tersebut kondisi kawasan tetap aman tanpa ditemukan titik api maupun aktivitas pembukaan lahan secara ilegal.
Sejak pagi, tim patroli yang terdiri dari satu personel TNI dan tiga warga setempat bergerak menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kebakaran lahan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya rutin yang terus diprioritaskan Koramil 07/Reteh guna mengantisipasi munculnya titik api saat musim kemarau.
Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lahan, vegetasi kering, serta aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tapal batas. Hasil pemeriksaan menunjukkan situasi wilayah dalam keadaan aman dan terkendali.
Tidak hanya melakukan pengawasan lapangan, Sertu Bendri A juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan sosialisasi kepada warga terkait bahaya karhutla dan dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam dialog bersama warga, Babinsa menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan larangan pembakaran lahan untuk membuka area perkebunan maupun pertanian.
"Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain melanggar aturan, tindakan itu berpotensi menimbulkan kebakaran besar yang sulit dikendalikan. Jika ada indikasi titik api atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada aparat," kata Sertu Bendri A.
Sosialisasi tersebut mendapat respon positif dari warga. Mereka menyatakan memahami risiko yang ditimbulkan akibat pembakaran lahan dan berkomitmen untuk ikut menjaga wilayah agar terbebas dari bencana asap maupun kebakaran hutan.
Menurut Babinsa, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pencegahan karhutla. Dengan adanya kerja sama yang baik antara aparat dan warga, potensi kebakaran dapat dideteksi lebih cepat sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.
Editor :Tim Sigapnews
Source : Pen Koramil 07/Reteh Dim 0314/Inhil