Cegah Kebakaran Hutan, Babinsa Koramil 01/Rengat Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Karhutla
Babinsa koramil 01/Rengat kodim 0302/Inhu melaksanakan patroli karhutla daerah yang rawan kebakaran
Guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 01/Rengat, Peltu Herman Waluyo, melaksanakan kegiatan patroli sekaligus sosialisasi terpadu kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), pada Senin (08/06/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif yang rutin dilakukan oleh jajaran TNI AD, khususnya Babinsa di tingkat desa, untuk memetakan area rawan serta memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai bahaya dan dampak buruk dari pembakaran lahan secara liar.
Dalam patroli menyisir kawasan perkebunan dan hutan rawan tersebut, Peltu Herman Waluyo melaporkan bahwa situasi di lapangan terpantau kondusif. Berdasarkan pemantauan visual, tidak ditemukan adanya titik api maupun kepulan asap yang mengindikasikan adanya kebakaran.
Kondisi cuaca selama patroli berlangsung terpantau cerah, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman serta lancar. Di sela-sela kegiatannya, Peltu Herman Waluyo memberikan imbauan tegas namun humanis kepada warga yang dijumpai di areal perkebunan. Beliau mengingatkan masyarakat agar tidak sekali-kali menggunakan metode membakar saat membersihkan atau membuka lahan baru.
"Kami terus bergerak di lapangan untuk memastikan wilayah Rengat Barat ini aman dari ancaman Karhutla. Pencegahan adalah kunci utama, karena jika api sudah membesar, dampaknya akan merugikan kesehatan, ekonomi, dan lingkungan kita semua," ujar Peltu Herman Waluyo.
"Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga, peduli, dan segera melapor kepada Babinsa atau aparat setempat jika melihat ada aktivitas pembakaran lahan yang mencurigakan. Jangan tunggu api membesar baru bertindak."
Melalui kegiatan patroli dan sosialisasi yang berkesinambungan ini, diharapkan kesadaran masyarakat di Kabupaten Inhu, khususnya Kecamatan Rengat Barat, semakin meningkat sehingga ruang gerak potensi terjadinya Karhutla dapat ditekan semaksimal mungkin.
Editor :Tim Sigapnews