Babinsa dan DLHK Turun Langsung, Gerakan Kelola Sampah di Tanjung Rhu Jadi Contoh bagi Warga
Babinsa Kelurahan Tanjung Rhu, Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu M. Isak, yang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial
Pekanbaru – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Tanjung Rhu, Koramil 04/Limapuluh Kodim 0301/Pekanbaru, Sertu M. Isak, yang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga dan unsur terkait dalam rangka mendorong pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang bernilai guna.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (13/06/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di Jalan Rokan RT 02 RW 01, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Dalam kesempatan itu, Sertu M. Isak bersama Ibu Herni dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru meninjau langsung aktivitas yang dilakukan oleh Bapak Syaifulah selaku Ketua Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Kelurahan Tanjung Rhu.
Peninjauan dilakukan untuk melihat proses pemilahan dan pengolahan sampah rumah tangga yang selama ini dijalankan oleh LPS setempat. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai manfaat, kini dipilah sesuai jenisnya untuk kemudian diolah menjadi pupuk organik yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Selain itu, sebagian bahan lainnya juga berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi.
Sertu M. Isak mengapresiasi semangat dan kreativitas warga dalam mengelola sampah secara mandiri. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Dalam kegiatan Komsos tersebut, Babinsa juga memberikan motivasi kepada para pengelola sampah agar terus berinovasi dan tidak mudah menyerah dalam menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan.
"Kami mengajak agar tetap semangat dan terus berinisiatif dalam memanfaatkan sampah yang telah dipilah. Selain dapat diolah menjadi pupuk organik, bahan-bahan tertentu juga bisa dijadikan kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Dengan demikian, sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi justru menjadi sumber manfaat bagi masyarakat," ujar Sertu M. Isak.
Sementara itu, Bapak Syaifulah selaku Ketua LPS Kelurahan Tanjung Rhu menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan program pengelolaan sampah rumah tangga di wilayahnya. Ia menyadari bahwa perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah membutuhkan proses dan edukasi yang berkelanjutan.
"Kami siap mencari berbagai inisiatif dan terobosan dalam mengelola sampah rumah tangga agar dapat memberikan manfaat bagi warga. Harapannya, masyarakat semakin sadar pentingnya memilah sampah sejak dari rumah," ungkapnya.
Kehadiran unsur TNI melalui Babinsa serta dukungan dari DLHK Kota Pekanbaru menjadi dorongan positif bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan budaya hidup bersih sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Melalui kegiatan komunikasi sosial seperti ini, Babinsa tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi penggerak dan motivator dalam mendorong lahirnya berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
Kegiatan Komsos yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Tanjung Rhu dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.
Editor :Pendam XIX