Jembatan Gantung Garuda di Bumi Mulya Kuansing Masuk Tahap Pendirian Tiang Pilon
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Bumi Mulya, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, terus dikebut. Hingga Rabu 15 Juli 2026, pekerjaan proyek sudah memasuki tahap di tepi sungai dengan fokus mendirikan tiang pilon dan penarikan sling tapak jembatan.
Pantauan di lokasi, sejumlah pekerja bersama personel TNI tampak bahu membahu menyiapkan struktur di atas pondasi beton yang telah selesai dicor. Tiang besi penyangga pilon sudah berdiri di atas abutment, sementara sling baja mulai ditarik sebagai tapak awal jembatan gantung.
"Saat ini kita fokus di pekerjaan tepi dulu. Tiang pilon sudah mulai didirikan dan sling tapak jembatan sedang dalam proses penarikan," ujar salah satu pekerja di lokasi.
Dari foto yang beredar, terlihat suasana kerja gotong royong. Pekerja menggunakan peralatan sederhana dibantu alat angkat manual untuk menarik dan mengunci sling ke struktur beton. Di latar belakang tampak aliran sungai dengan kondisi air keruh khas musim kemarau.
Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan menjadi akses vital warga Desa Bumi Mulya dan sekitarnya untuk menyeberangi sungai, terutama saat musim hujan tiba dan debit air meningkat. Dengan adanya jembatan gantung, mobilitas warga, anak sekolah, hingga pengangkutan hasil pertanian diproyeksikan akan jauh lebih mudah dan aman.
Pemerintah desa bersama masyarakat setempat berharap pembangunan dapat berjalan lancar sesuai target. Tahap selanjutnya setelah tiang pilon berdiri adalah pemasangan kabel utama dan lantai jembatan.
Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu infrastruktur prioritas di Logas Tanah Darat untuk memperlancar konektivitas antar dusun yang selama ini masih mengandalkan jembatan darurat dan rakit.
Editor :Tim Sigapnews